Kantor DPR Papua Barat. SuluhPapua

Dewan Adat Desak Timsel Kursi Otsus Selesaikan Tugas

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com– Dewan Adat Papua (DAP) Wilayah Sorong Raya mendesak Tim Seleksi (TIMSEL) segera menyelesaikan proses seleksi pengangkatan 11 kursi anggota DPR-Papua Barat periode 2014-2019.

Proses seleksi harus tetap dilaksanakan sampai tim seleksi mengumumkan para calon yang lolos seleksi.

“Perlu saya ingatkan agar tim seleksi tidak meloloskan lebih dari 22 orang. Sebab hal ini sudah menjadi amanat Perdasus. Dari 22 orang ini, 11 diantaranya yang akan duduk dan dilantik sebagai anggota DPR-PB. Sementara 11 orang lainya akan duduk sebagai cadangan,” ucap Sekretaris DAP wilayah Sorong Raya, Albert Kareth, SE dalam jumpa pers kepada wartawan di Metro Caffe Manokwari, baru-baru ini.

Alberth menegaskan, seleksi harus segera diselesaikan, sehingga 11 anggota DPRPB jalur Otsus dapat duduk dan mengikuti agenda DPRPB yang terpilih pada Pileg lalu. “Seleksi harus secepatnya diselesaikan, agar tidak mengundang masalah,” tegasnya.

Khusus 9 anggota DPRPB pengangkatan 2009-2014, kata Alberth, mereka masih tetap sebagai anggota DPRPB, sebab pelantikan 11 kursi 2014-2019 belum dilaksanakan. “Periode mereka akan berakhir seiring dengan dilantiknya 11 orang,” sebutnya.

Bahkan aku Alberth, kesembilan orang itu berhak maju kembali pada tahapan seleksi pengangkatan 11 kursi. “Hal itu tidak perlu dipersoalkan, sepanjang 9 orang ini maju melalui tim penjaringan di 3 Kluster yang sudah ditentukan,” sarannya.

Pada proses seleksi ini, rekomendasi yang dikeluarkan tim penjaring masing-masing cluster disesuaikan dengan jumlah kuota yang ditetapkan dalam Perdasus. Cluster 1 sebanyak 6 orang, 2 sebanyak 10 orang dan cluter 3 sebanyak 6 orang.

“Semestinya MRP Papua Barat hanya menetapkan 22 orang yang akan maju menjalani seleksi, namun saat itu MRP menetapkan lebih dari itu. Pertanyaanya nama-nama itu siapa yang merekomendasikan, kenapa bisa masuk di MRP,” singgungnya.

Dirinya berharap tim seleksi tidak melakukan hal yang sama dengan dengan apa yang telah dilakukan MRPPB yang dinilai telah melanggar Perdasus kursi Otsus. |TOYIBAN

EDITOR: DUMA TATO SANDA

Tinggalkan Balasan