Ilustrasi batu akik

Dewan Adat Ingatkan Pemburu Batu Akik Soal Kawasan Mistik

WONDAMA,CAHAYAPAPUA.com—- Demam Batu Akik rambah hampir semua kalangan di Teluk Wondama. Mulai dari masyarakat bawah, pengusaha hingga pejabat pemerintah.
Apalagi dalam waktu dekat akan digelar Pameran Batu Akik pertama di daerah itu.
Menyikapi tingginya minat Batu Akik asal Wondama, Ketua Dewan Persekutuan Masyarakat Adat (DPMA) Djames Marambur, baru-baru ini menuturkan, dampak yang diperoleh dari pameran tersebut nantinya akan bernilai positif, terutama jika dikembangkan lebih jauh batu yang mulanya material banjir 2010 lalu bisa bernilai ekonomis bagi masyarakat.
Namun Dewan Adat perlu mengingatkan warga untuk tetap memperhatikan pemilik lokasi tempat ditemukan Batu Akik.
“Jangan sampai tabrak takaruang dan tidak hargai pemilik tempat- tempat yang memiliki batas- batas wilayah hukum adat dan lain sebagainya,” kata mengingatkan.
Yang paling penting lagi, lanjut Djames, warga harus mengetahui bahwa ada daerah-daerah di Wondama memiliki nilai sakral. Dan beberapa tempat dipercaya memiliki nilai mistik.
“Ini jangan sampai diabaikan, sebab memiliki resiko tinggi jika warga masuk lalu mengotak atik alam demi mencari bongkahan batu akik. Selaku pemangku adat kami tahu ada beberapa tempat yang punya nilai mistik,” katanya.
Ketika ditanya daerah mana saja yang menyimpan mistik, Djames mengatakan, di Wondama secara keseluruhan masih ada hal -hal yang diyakini bernilai mistik. “Sejak leluhur hingga saat ini mempunyai daya mistik.”
“Sebagai Dewan Adat, intinya mereka mendukung langkah pihak -pihak yang ingin membuat Pameran Batu Akik di Wondama, karena sifatnya untuk memperkenalkan hasil sumber daya alam yang ada di daerah itu.” |ADLU RAHARUSUN