Kepala Dinas Kominfo Mansel Markus Simatauw (kaca mata) saat mengikuti sidang di DPRD Mansel.

Dewan minta pasukan Brimob hadir kembali di Mansel

RANSIKI, Cahayapapua.com Pemerintah Kabupaten Manokwari Selatan diminta kembali mendorong hadirnya pasukan Brimob di kabupaten tersebut.

Permintaan ini disampaikan anggota DPRD Mansel yang juga ketua PDIP Mansel, Moses Anari. Menurutnya, keberadaan pasukan Brimob sangat efektif dalam menekan angka kriminal di kabupaten segitiga emas tersebut,

Peryataan ini disampaikan Moses Anari saat melakukan hearing dengan tim anggaran pemerintah daerah dalam sidang pembahasan APBD Perubahan Pemda Mansel tahun 2017 di kantor dewan, Senin (23/10/2017). Dalam rapat dengar pendapat ini tim TAPD Mansel langsung didampingi oleh Bupati Manokwari Selatan Markus Waran.

Moses yang juga adalah kepala suku di Distrik Oransbari berharap, agar setiap distrik, terutama Distrik Oransbari dapat dikawal oleh satu regu pasukan Brimob.

“Hampir setiap saat saya harus selesaikan masalah yang diakibatkan oleh miras, anak-anak kita saat ini hanya bisa dibina oleh anggota Brimob, mereka ada disini (Oransbari, red), supaya anak-anak kita ini bisa lepas dari pengaru miras,” terangnya.

Kaitan dengan hal tersebut, anggota dewan dari PPP, Zakir juga mengusulkan agar dalam penyusunan anggaran, pemerintah daerah juga ikut memperhatikan kelancaran sokongan dana untuk  keamanan dalam menjalankan tugasnya.

Ia berharap kedepan petugas keamanan yang ada, bisa bergerak jauh sampai hingga ke sekolah-sekolah, untuk mengecek sejak dini mental dari para generasi yang ada. “Mulai dari lem aibon, dan jangan sampai peredaran narkoba ini sudah masuk ke lingkungan sekolah,” katanya.

Untuk itu, Zakir memintaa perlu ada dukungan dana dari pemerintah daerah, agar harapan tersebut bisa terwujud, sebab dalam melaksanakan tugas, pihak keamanan butuh dukungan yang maksimal.

“Kalau bisa bapak, setiap polsek berikan bantuan dana operasional,” tambahnya.

Lebih jauh, Zakir juga meminta apabila anggaran mendukung, pemerintah daerah juga bisa membantu penyediaan alat deteksi barang-barang terlarang di daerah ini.

“Dengan dukungan yang maksimal, kita berharap pihak keamanan kedepan bisa lebih rutin, memantau kendaraan yang melintas di wilayah Manokwari Selatan, baik itu pengendaranya maupun muatannya, karena kalau pengendaranya dalam keadaan mabuk atau terpengaruh dengan obat terlarang, bisa membahayakan masyarakat lain,” kata Zakir menjelaskan. (ACM)

Leave a Reply

%d bloggers like this: