Bupati Bastian Salabai sewaktu meninjau pelaksanaan UN tingkat SMA tahun 2015. Banyak sekolah di Manokwari masih kekurangan guru.

Di Manokwari Banyak Sekolah yang Diajar Satu Orang Guru

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com- Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Manokwari meminta Pemkab Manokwari maupun Pemprov Papua Barat mendesak pemerintah pusat agar menambah kuota guru untuk Papua Barat.

Di Kabupaten Manokwari sendiri jumlah guru masih sangat terbatas sehingga banyak sekolah di wilayah terpencil sampai saat ini hanya memiliki satu orang guru. Guru bersangkutan merangkap sebagai guru kelas sekaligus kepala sekolah.

Maka ketika dia turun ke kota untuk mengurus kepentingan tertentu, aktivitas belajar mengajar menjadi terhenti. Sekolah pun libur sampai guru bersangkutan kembali ke tempat tugas.

“Khusus untuk Papua ini harus ada tambahan kuota guru. Maka Pemkab dan Provinsi harus bicara ke pusat untuk tambah kuota guru, “ ucap Kadisdikpora Barnabas Dowansiba usai upacara peringatan Haornas di lapangan Borarsi Manokwari, Rabu (9/9).

Keterbatasan jumlah guru merupakan masalah klasik yang dihadapi dunia pendidikan di tanah Papua termasuk pula di Kabupaten Manokwari sampai sekarang ini. Tanpa didukung dengan ketersediaan tenaga guru yang memadai maka kualitas pendidikan di Manokwari akan tetap tertinggal.

“Ini yang menjadi masalah kita. Kita bangun gedung sekolah banyak tapi gurunya tidak ada tidak akan menyelesaikan masalah. Makanya kuota guru memang harus ditambah, itu baru bisa menjawab, “ kata Barnabas.

Dalam kesempatan wawancara kepada pers beberapa waktu lalu, Barnabas mengatakan Manokwari membutuhkan setidaknya 2.000 guru lagi agar bisa menutupi kekurangan di semua sekolah yang ada.| ZACK TONU BALA