Indeks Kebahagiaan Penduduk Papua Barat. | Sumber Badan Pusat Statistik Papua Barat

Di Papua Barat, Orang Tidak Berpendidikan Merasa Tak Bahagia

MANOKWARI,CAHAYAPAPUA.com—Penduduk di wilayah Papua Barat yang tidak atau belum pernah bersekolah kurang bahagia dibanding penduduk yang telah berpendidikan. Sementara itu penduduk yang mengecap pendidikan pada level S2 dan S3 paling bahagia diantara mereka yang berpendidikan.

Itu adalah temuan Badan Pusat Statistik Papua Barat tentang indeks kebahagian penduduk di provinsi Papua Barat tahun 2014 yang dirilis di Manokwari, Rabu (11/2/2015).

Dalam rilis itu, penduduk yang tidak berpendidikan mendapat indeks kebahagiaan hanya 61,39 persen atau paling rendah, sementara penduduk berpendidikan S2 dan S3 diantara yang berpendidikan mendapat indeks 77,33.

Menurut BPS, semakin tinggi nilai indeks kebahagiaan, maka semakin bahagia, sebaliknya, semakin rendah nilai indeks, maka semakin tidak bahagia.

Kepala Bidang Statistik Sosial Ratna MH mengatakan berdasar keterangan beberapa responden, mereka merasa kurang puas dengan kondisi pendidikan, bahkan masyarakat yang memiliki pendapatan dari hasil bertanipun masih sulit menyekolahkan anaknya karena penghasilan mereka tidak sebanding.

“Saya pernah menemui masyarakat di kabupaten yang menerapkan sisitem pendidikan gratis, tapi masih ada anaknya yang tidak sekolah karena alasan orang tuannya anaknya diminta untuk membantu bekerja di kebun karena pendapatan untuk makan saja kurang,” kata Ratna.

Indeks kebahagiaan diukur dari 10 indikator yakni keharmonisan keluarga, kondisi keamanan, hubungan sosial, keadaan lingkungan, kesehatan, ketersediaan waktu luang, pekerjaan, pendapatan rumah tangga, kondisi rumah dan aset, dan pendidikan. Indeks kebahagiaan pada faktor pendidikan paling rendah diantara 10 faktor tersebut yang menempati angka 61,31 persen.

Hasil analisis dari 10 sektor tersebut menunjukkan indeks kebahagiaan provinsi Papua Barat mencapai angka 70,45 persen. Angka tersebut menujukkan penduduk Papua Barat lebih bahagia dibanding penduduk nasional yang hanya berada pada indeks 68,28.

Temuan menarik lainnya adalah, ternyata penduduk di kota lebih bahagia dibanding penduduk desa. Penduduk yang telah menikah juga lebih bahagia dibanding yang belum menikah. Sementara orang yang sudah tua memiliki kehabagiaan lebih tinggi dibanding yang masih muda. | DINA RIANTI

Tinggalkan Balasan