Kantor MRP Papua Barat

Diakhir Masa Tugas, MRPB Dihadiahi Tumpukan Kerikil

Manokwari, Cahayapapua.com— Dihari terakhir masa tugas Anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Barat, sejumlah masyarakat mendatangi gedung MRP PB yang berada di jalan Trikora Wosi Rendani dengan memberikan ucapan selamat alias meletakkan tumpukan tanah bercampur batu tepat di depan depan gerbang utama, Kamis (13/10).

Tampak sejumlah kalimat sindiran yang terdapat pada kertas yang diletakan diatas tumpukan tanah tesebut. “Horee.. Hari ini MRP PB Berakhir..” salah satu sindiran itu. Dan tak satupun pejabat MRP PB terlihat.

Ketua Aliansi Masyarakat Adat Papua Barat Napoleon Fakdawer yang di konfirmasi Cahaya Papau, mengakui aksi itu sengaja dia lakukan sebagai bentuk mengingatkan MRP PB kalau masa tugasnya berakhir hari ini 13 Oktober 2016 (Kemarin).

“Sebagai masayarakat adat kami memberikan apresiasi kepada lembaga ini, karena telah menjalankan tugas dengan baik, apalagi sudah memberikan rekomendasi kepada tiga Pasangan Bakal Calon Gubernur Papua Barat, itu luar biasa ” sindirnya.

Dikatakannya, hari ini (kemarin red) Surta Keputusan (SK) masa Perpanjngan Tugas anggota MRP PB te;lah berakhir. “Itu artinya mereka sudah tidak ada lagi dan sudah tidak di akui di Papua Barat kecuali ada SK yang baru,” tekanya.

Terkait wacana perpanjangan kembali SK  anggota MRP PB saat ini, kata Fakdawer, dirinya belum mengetahui hal itu, namun sebut dia, jikalau benar adanya rencana perpanjangan maka Dirjen Otonomi Daerah (Otda) Kemendagri semestinya terbuka.

” Kalau benar akan ada perpanjangan SK maka kami minta Dirjen Otda harus hadir di Papua Barat untuk menjelaska hal ini, dan dasar atau  alasan mengapa sehingga mereka (MRP red) ” masi di pertahankan” tegasnya.

Ia juga mempertanyakan siapa yang memiliki kepentingan bila terjadi perpanjangan SK anggota MRP Papua Barat. (MAR)

Tinggalkan Balasan