kilasmaluku.co Ilustrasi

Dianiaya Polisi, Keluarga Yulianus Minta Proses Hukum Jalan Terus

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com—- Keluarga Yulianus Marani, korban penganiayaan yang dilakukan oleh oknum anggota Polres Manokwari meminta pihak berwajib mengusut tuntas kasus tersebut. Pasalnya sejauh ini belum ada titik temu antara korban dan si pelaku.
“Saya minta supaya kejadian yang terjadi pada tanggal 16 Mei, dimana yang melakukan penikaman adalah anggota polisi berinisial KW, sejak hari itu sampai hari ini belum terselesaikan,” kata ibu Korban Ice Marani kepada wartawan, Selasa (16/6/2015).
Ice mengatakan, atas kasus tersebut korban harus dilarikan ke rumah sakit guna mendapat perawatan lebih lanjut. YM menderita luka tusuk di bagian dada dan menerima 10 jahitan.
“Sejak pengobatan di rumah sakit sampai hari ini tidak ada satu pun keluarga pelaku yang datang melihat anak saya sehingga kami ingin proses ini dilanjutkan,” harapnya.
Terpisah saat dikonfrimasi Kapolres Manokwari melalui Kasat Reskrim Polres Manokwari, AKP Tommy H Pontororing mengatakan, kasus penganiayaan tersebut bermula dari aksi miras. Untuk itu penangan kasus tersebut akan dikoordinasikan dengan Kapolda Papua Barat serta Satuan Narkobah guna mengecek keberadaan miras tersebut.
Anggota polisi ini melakukan penganiayaan terhadap Yulianus Marani di rumah pelaku yang terletak di kompleks Sowi Gunung. Akibat kejadian ini korban harus menerima 10 jahitan akibat tusukan benda tajam di dada kiri korban dan harus dirawat di rumah sakit selama 6 hari.
Insiden tersebut terjadi dikarenakan perselisihan antara korban dan pelaku yang telah akibat miras. |ADITH SETYAWAN