Kwarda Manokwari, Barnabas Domansiba berpose bersama gudep tingkat SMP usai kegiatan donor darah di halaman kantor gubernur lama di Jalan Siliwangi, beberapa waktu lalu.

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Manokwari, Barnabas Dowansiba menekankan agar para kepala sekolah (Kepsek) dan pengawas bersinergitas untuk memajukan pendidikan di Kabupaten Manokwari. 

“Saya berharap, pengawas dan kepala sekolah duduk sama-sama, sehingga apa yang mau dilakukan, sama-sama berjalan,” kata Barnabas dalam acara serah terima 63 Kepsek dari satuan pendidikan di Aula SMP YPK, Sabtu (3/2).

Barnabas menjelaskan, tahun 2018, pemeriksaan pengunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sangat ketat dengan melibatkan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

“Program yang bapak/ibu susun, akan dikirimkan kepada kami dan Inspektorat, begitu juga dengan laporannya. Nanti BPK dan BPKP datang ke kami dan Inspektorat. Jadi, modelnya seperti itu,” Barnabas menjelaskan.

Selain mengingatkan sinergitas soal antara pengawas sekolah dan Kepsek terkait program dan laporan, Barnabas juga mengingatkan Kepsek untuk mempersiapkan guru-gurunya guna mempersiapkan ujian sekolah yang sudah semakin dekat.

“Kepala sekolah tolong bikin aturan, ada guru yang keras kepala misalnya terlambat waktu masuk, bikin surat teguran kalau sudah tidak bisa lapor ke dinas. Nanti kita yang bikin teguran,” jelas Barbanas.

Orang nomor satu di jajaran Dikbud Kabupaten Manokwari ini berharap, para Kepsek yang sudah dipercaya, dapat menjalankan tugasnya dengan baik untuk memajukan satuan pendidikan yang dipimpinnya.

“Jabatan kepala sekolah hanya 8 tahun, jadi pergantian yang dilakukan karena mungkin masanya sudah mentok. Selain itu, pergantian dan rolling untuk penyegaran, tidak ada maksud lain,” tandas Barnabas. (cr-79) 

Leave a Reply