Pasar Wosi Manokwari. (Doc. Cahaya Papua)

Dinas Perindagkop Diminta Evaluasi Harga Los Pasar

MANOKWARI, Cahayapapua.com—- Meski telah diresmikan dan dapat ditempati, namun sebagian besar pedagang di Pasar Wosi belum sepenuhnya menempati loss pasar yang telah disediakan pemerintah daerah Kabupaten Manokwari.

“Saya dengar pasar itu belum bisa digunakan, maka Kepala Dinas Perindagkop untuk segera melihat permasalahan pasar itu seperti apa,” pesan bupati belum lama ini.

Bupati mengatakan jika Perindagkop mendapati masalah di pasar terkait dengan harga loss yang tinggi, dirinya berharap agar Perindagkop mengkaji ulang aturan harga agar sesuai dengan kemampuan pedagang.

Ia juga mengatakan akan mengkaji ulang peraturan bupati dimasa pemerintahan sebelumnya untuk menetapkan harga ideal yang sesuai dengan kemampuan pedagang.

Bupati menambahkan bahwa pembangunan pasar tersebut bertujuan untuk ditempati oleh para pedagang yang sudah didata dan direlokasi dari tempat dagangan semula.

“Saya tidak mau besok-besok pedagang demo lagi ya. Kalau sampai terjadi berarti resikonya tahu sendiri karena saya tidak berkompromi,” tegas bupati.

Menurut bupati, hal tersebut merupakan hal penting yang wajib diperhatikan pemerintah daerah, mengingat melalui pasar terdapat roda perputaran Pendapatan Asli Daerah (PAD). (ACS)

Tinggalkan Balasan