Ilustrasi. | www.wdp-drugs.org.uk

Dinkes Manokwari Kesulitan Periksa Status HIV/AIDS Ladies

MANOKWARI,CAHAYAPAPUA.com– Menjamurnya tempat-tempat hiburan malam berkedok plus-plus di kota Manokwari, membuat kesehatan para pelanggan hiburan malam dipertanyakan.

Karena hampir semua tempat hiburan malam tak satupun didatangi oleh petugas Dinas Kesehatan Manokwari. Petugas Dinkes kesulitan menemui karyawan tempat hiburan malam maupun para ladies (wanita penghibur).

“Kami kesulitan kalau memeriksa mereka, karena dibuka hanya larut malam. Dan para ladies-nya baru datang kalau jam-jam kecil dan pulang pagi-pagi sekali, sehingga untuk melakukan pemeriksaan HIV, spilis, dan penyakit lainnya kita kesulitan. Belum lagi kalau mereka lihat petugas kesehatan, mereka macam takut ka?,” kata Kepala Bidang P2M Dinas Kesehatan Manokwari, Hengky Kawer, Rabu (21/1/2015).

Dengan tidak pernah diperiksa, maka status para pekerja hiburan malam maupun pelanggan hiburan malam patut dipertanyakan.

“Kita tidak tau apa mereka sehat atau tidak. Secara visual terlihat sehat, tapi kalau tidak diperiksa atau pernah diambil sampelnya, apa masih percaya mereka sehat,” tanya Hengky.

Menurut pria yang gemar Makan Pinang ini, Lokalisasi 55 Maruni, lebih rutin diperiksa. Daripada tempat-tempat hiburan malam dalam kota.

“Kalau di Maruni pemeriksaan rutin, namun bukan berarti karena rutin berarti bersih, tetap waspada saja. Semua itu tergantung kita sendiri. Untuk itu saya harapkan untuk siapa saja rutinlah memeriksa diri, karena penyakit HIV atau Aids tidak bisa diketahui secara kasat mata, ” tuntas Hengky. |ADITH SETYAWAN