Kadis Kesehatan Provinsi Papua Barat, Otto Parorongan

Dinkes Pastikan Virus Zika Belum Ditemukan di Papua Barat

MANOKWARI, Cahayapapua.comDinas Kesehatan Provinsi Papua Barat memastikan sejauh ini belum menemukan dan menerima laporan tentang adanya warga yang terjangkit virus Zika di Papua Barat.

“Kita selalu memantau, saya kira di Papua Barat belum ada laporan mengenai kejadian kasus tersebut,” kata Kepala Dinas Kesehatan Otto Parorongan, di Manokwari, Jumat (26/2/2016).

Otto menklaim selama ini pihaknya selalu memberikan saran kepada penduduk supaya selalu waspada dan mengantisipasi penyakit yang ditularkan oleh nyamuk.

Selain itu pihaknya mengaku terus memberikan bantuan kelambu kepada warga sebagai upaya mencegah sejumlah penyakit lain di Papua Barat.

“Jadi bukan virus Zika saja, tapi Malaria, Kaki Gajah, dan Cikungunya sudah antisipasi warga dengan menggunakan kelambu pada saat tidur,” kata dia.

Ia menjelaskan, virus Zika adalah virus yang proses penularannya melalui media nyamuk Aedes Aegypti. Masih satu family dengan virus lain seperti virus penyebab demam berdarah, penyakit kuning, penyakit chikungunya dan penyakit endemik yang ada di Papua seperti Malaria. Penyebaran penyakit itu dapat dilakukan seperti pencegahan terhadap malaria dengan cara menggunakan kelambu saat tidur.

Adapun gejala khas terjangkit virus Zika, diantaranya demam cenderung tidak terlalu tinggi, muncul beberapa ruam pada kulit atau ruam lebar dengan benjolan tipis. Serta muncul rasa nyeri pada sendi dan otot.

“Kadang disertai lebam dan bengkak pada sendi dan otot seperti terbentur dan keseleo ringan, dan kerap muncul keluhan infeksi mata dengan mata kemerahan,” terang dia. |ARIF TRIYANTO

Tinggalkan Balasan