Ratusan Calon Bintara Umum Kepolisian Republik Indonesia (Polri) asal Papua Barat mengikuti sidang kelulusan akhir penerimaan Bintara Polri tahun 2016 di Manokwari, Papua Barat, Jumat (5/8). Para calon Bintara akan dikirim serentak ke SPN Bali, Jayapura dan Jakarta untuk mengikuti pendidikan.

Dinyatakan Lolos, 163 Calon Polri Papua Barat Segera Jalani Pendidikan

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.c0m—– Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat meluluskaan sebanyak 160 calon Bintara Umum Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Mulai pekan depan mereka akan menjalani pendidikan di beberapa Sekolah Polisi Negara (SPN) di Indonesia.

Wakil Kepala Kepolisian Daerah Papua Barat Kombes Pol Petrus Wainey pada sidang kelulusan akhir penerimaan Bintara Polri di Manokwari, Jumat (5/8/2016), mengatakan, Papua Barat memperoleh kuota penerimaan Bintara Umum Polri sebanyak 160 orang.

Putra putri daerah memperoleh jatah sebesar 80 persen dari total kuota yang disiapkan.Hal ini merupakan kebijakan yang diberikan Kapolri.

Dia menyebutkan, dari kuota 160 orang tersebut, putra/putri daerah yang terakomodir mencapai 133 orang yang terdiri dari polisi laki-laki dan polisi wanita. Diluar itu terdapat 3 bintara khusus penyidik yang salah satunya merupakan putra Papua.

Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Papua Barat Kombes Pol Yohanes Ragil merinci dari 160 orang calon siswa yang dinyatakan lulus tersebut, 17 orang di antaranya adalah calon Polwan dan Polki sebanyak 143 orang.

“Pada 143 Polki, 120 di antaranya adalah putra daerah dan 23 non putra daerah. Sementara pada 17 Polwan, 13 orang diantaranya adalah putri daerah empat lainya putri non daerah,” katanya.

Pada sidang pembacaan kelulusan ini, lanjutnya, 13 orang dinyatakan gugur. Peserta yang lulus seleksi akan diberangkatkan secara serentak pada Minggu (7/8/2016) besok.

“Mereka akan tersebar di beberapa SPN di Indonesia. Ada yang menjalani pendidikan di SPN Bali, Jayapuran dan Jakarta, keberangkatan akan dilakukan serentak dan pada tanggal 10 Agustus mereka resmi menjadi siswa Bintara Polri,” ujarnya menambahkan.

Pendidikan siswa Polri, kata dia, akan berlangsung selama tujuh bulan, terhitung sejak 10 Agustus 2016. Ia mengimbau, seluruh calon bintara umum Papua Barat mempersiapkan diri masing-masing.

“Selama pendidikan, buktikan bahwa kalian adalah siswa-siswi yang hebat. Angkat nama Papua Barat, buktikan bahwa lebih hebat dari daerah lain,” ujarnya.

Kapolda Papua Barat Brigjen Pol Royke Lumowa pada kesempatan sebelumnya menegaskan, penerimaan calon siswa Polri di daerah ini bebas dari unsur korupsi kolusi maupun nepotisme. Menurut dia, setiap peserta yang lulus, murni sesuai hasil seleksi kemampuan yang mereka miliki. (IBN)

Tinggalkan Balasan