Ilustrasi. | Tribunnews

Diprotes, Ini Penjelasan Timsel KPU Papua Barat

MANOKWARI,CAHAYAPAPUA.com– Suasana di sekretariat tim seleksi calon anggota KPU Papua Barat di Jalan Drs. Esau Sesa, pada Kamis (8/1/2015) sore, sempat tegang. Ini karena dua bakal calon anggota KPU mempertanyakan kegagalan mereka dalam proses seleksi administrasi calon anggota KPU Papua Barat.

“Atas dasar apa saya gugur? Timsel belum tahu kapasitas saya bekerja kepemiluan. Belum ada tes dan lain-lainkan? Kalau alasan pengalaman, saya punya pengalaman soal pemilu-pemilu,” kata salah satu bakal calon anggota KPU yang tidak lolos.

Ketua Timsel KPU Provinsi Papua Barat, Abdul Killian yang dikonfirmasi secara terpisah mengatakan, yang bersangkutan tidak lolos karena ada beberapa persyaratan administrasi yang tidak dipenuhi. (Baca: Calon Anggota KPU PB, dari Eks Panwaslu hingga Komisioner Aktif)

“Memang didalam berkas mereka itu ada yang ditemukan di dalam daftar riwayat hidup bahwa mereka pernah jadi ketua KPPS dan ketua panitia dalam kepemiluan, tetapi hal tersebut didaftarkan dalam daftar riwayat hidup, dan kita minta mana buktinya mereka tidak bisa membuktikan,” jelasnya.

Abdul menambahkan, didalam pengumuman seleksi calon anggota KPU Papua Barat, sudah dijelaskan bahwa harus ada bukti. Namun yang bersangkutan tidak penuhi, sehingga mereka dinyatakan gugur. (Baca: Tim Seleksi Anggota KPU Papua Barat Diminta Bekerja Profesional)

Anggota Timsel KPU Papua Barat, Hanike Monim menambahkan, yang dinilai oleh Timsel hanya dua yakni tingkat pendidikan dan pengalaman.

“Kalau dia menuntut kita sesuai aturan, dia juga harus sesuai aturan. Karena kita semua harus sama. Dan ini keputusan Timsel bukan keputusan pribadi. Karena kelengkapan ini berdasarkan aturan, itu harus memenuhi semua tidak ada prioritas disini,” katanya. |ADITH SETYAWAN

Tinggalkan Balasan