Ilustrasi BBM ilegal

Dirkrimsus Polda Tegaskan Kasus BBM Tetap Diproses Hukum

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com- Belum lama ini warga Mansel meminta BBM yang ditangkap Timsus Polda Papua Barat agar dilepas karena akan dipakai untuk kebutuhan petani membajak sawah di daerah tersebut. Pernyataan tersebut disampaikan saat mereka menggelar pertemuan dengan Kapolda Papua Barat.

Menanggapi hal tersebut, Direskrimsus Polda Papua Barat Kombes Pol Parlindungan Silitonga menegaskan bahan bakar minyak tersebut tidak akan dikembalikan karena merupakan barang bukti untuk melanjutkan proses hukum terhadap kasus tersebut. “Proses hukum tetap jalan dan harus tetap ditindak,” kata dia siang kemarin.

Dirinya menjelaskan kasus tersebut akan dilanjutkan karena pelaku yang diamankan tidak bisa menunjukan bukti-bukti berupa dokumen transportir pengangkutan BBM tersebut serta ijin niaga ketika diminta oleh polisi.

“Kita tetap konsisten dengan tindakan korupsi dan tindak pidana khusus lainnya, apalagi sudah dalam bentuk penyidikan, kita tidak akan mundur,” jelasnya.

Selain itu dirinya juga mengatakan saat ini para penyidiknya tengah mempersiapkan berkas-berkas dari tersangka untuk segara dilimpahkan Kepada Kejaksaan Tinggi Papua sebagai bahan koordinasi.

Sebelumnya pelaku berinisial HS diamankan Timsus Polda Papua Barat di perempatan jalan Makalo yang sedang satu unit mobil dengan berisikan dua drum BBM jenis solar bersubsidi yang hendak dibawa menuju Kabupaten Manokwari Selatan Distrik Oransbari.

Namun saat itu pelaku dengan BBM-nya yang diperikirakan sekitar 400 liter tersebut tidak dapat menunjukan bukti-bukti angkutan maupun niaga sehingga diamankan polisi. Pelaku dijerat dengan Undang-Undang nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas. |ADITH SETYAWAN

Tinggalkan Balasan