Ketua Panitia Ujian Sekolah Dasar, Yunus Ahuan

Disdikpora Akui Ada Kesalahan Pengerjaan Soal Hari Pertama Ujian SD

MANOKWARI, Cahayapapua.com—– Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Manokwari mengakui dalam pelaksanaan ujian akhir sekolah tingkat sekolah dasar terdapat beberapa kejanggalan.

Pada hari pertama pelaksanaan ujian akhir sekolah tingkat SD ini, terdapat beberapa sekolah yang mengerjakan soal ujian di luar jadwal ujian yang telah ditetapkan.

Ketua Panitia Ujian Akhir Sekolah SD, Yunus Ahuan kepada wartawan, Kamis (19/5/2016) membenarkan hal tersebut. Kesalahan pengerjaan soal ujian  di hari pertama pelaksanaan ujian tingkat SD ini terjadi di rayon 10 yang terletak di Keluharan Wosi.

“Yang kita terima temuan tersebut ada di sub rayon 10 itu salah membuka sampul soal ujian, seharusnya pada saat itu (hari pertama ujian) mata pelajaran yang diujikan adalah Matematika, tapi yang dibuka adalah Bahasa Indonesia,” jelasnya.

Namun lanjut Yunus, hal tersebut bisa diatasi dengan sistem P1 (soal ujian utama) serta P2 (soal ujian susulan), dimana untuk sekolah tersebut telah menggunakan sistem P2 atau ujian susulan yang dilaksanakan kemarin.

“Kami sudah menyurat dan para siswa tadi sudah lakukan P2, karena survei hasil di lapangan tidak ditemukan murid-murid yang mengalami hambatan dalam susulan itu,”tegasnya.

Dijelaskan, salahnya pengerjaan soal ujian tersebut disebabkan kelalaian dalam membuka soal ujian, sehingga dengan rasa takut para guru di sekolah tersebut harus melangsungkan ujian tersebut.

Yunus menerangkan, sejauh ini dalam laporan yang diterima oleh pihaknya tentang kesalahan membuka dan mengerjakan soal ujian tersebut, hanya terjadi di daerah Wosi.

“Kami baru terima yang di Wosi, sedangkan di dataran lainnya kami belum terima,”tukasnya. (ACS)

Tinggalkan Balasan