Anggota DPRPD Kabupaten Manokwari, Yubelina Kumendong.

Disoroti Penyaluran Dana Bantuan Pendidikan

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Dana bantuan pendidikan bagi mahasiswa

dan mahasiswi asal Kabupaten Manokwari yang menempuh studi di sejumlah daerah di luar Papua, mendapat sorotan DPRD. Sekretaris Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Manokwari, Yubelina Kumendong mengatakan, penyaluran dana bantuan pendidikan dialokasikan melalui APBD Tahun Anggaran 2016. “Ada beberapa hal yang kami di DPRD baru ketahui secara lisan terkait penyaluran dana bantuan pendidikan. Salah satunya adalah jumlah dana yang meningkat. Secara resmi, belum ada pembahasan atau keputusan bersama soal penambahan jumlah dana,” kata Yubelina, Kamis (11/8/2016) Dana bantuan ini, nilainya baru disepakati sebesar Rp.5 miliar. Kesepakatan itu berdasarkan hasil pembahasan antara DPRD dengan pemerintah daerah. Kendati demikian, dana yang disalurkan melalui PT POS, belakangan membengkak mencapai Rp.11 miliar lebih. “Kami tidak mempersoalkan adanya penambahan jumlah dana. Minimal, harus ada koordinasi sehingga penambahan ini perlu dibahas supaya bisa mendapatkan persetujuan DPRD. Tidak bisa diputuskan secara sepihak,” ujar dia. Kata Yubelina, persetujuan terhadap penambahan jumlah dana penting dibahas melalui mekanisme penganggaran. Dengan demikian, dapat diketahui anggaran dan program apa saja yang akan bergeser akibat adanya peningkatan jumlah dana bantuan pendidikan. “Kami masih mengoordinasikan masalah ini kepada pemerintah daerah. Kami akan meminta penjelasan terperinci termasuk data penerima bantuan pendidikan,” tandasnya. Yubelina menambahkan, DPRD juga masih mendalami soal informasi penyaluran dana bantuan yang dibayarkan secara tunai kepada para penerima. Sudah ada kerja sama dengan PT POS. Mengapa ada pembayaran seperti itu. Kami akan minta klarifikasi pemerintah daerah,” imbuhnya. (ALF)

Tinggalkan Balasan