Potret_Kota_Kaimana

Disperindag Kaimana Latih Warga Kelola Komoditas Kelapa

KAIMANA, CAHAYAPAPUA.com- Bertempat di Balai Pelatihan Jalan Cenderawasih, Dinas Perindustrian Perdagangan, Koperasi UMKM dan Penanaman Modal Kabupaten Kaimana menggelar pelatihan pengolahan kelapa terpadu melibatkan 22 peserta dari 11 kampung di wilayah Kabupaten Kaimana. Kegiatan yang dibuka Plh Sekda yang juga Kepala Inspektorat Tahmid Husein, SE ini dijadwalkan berlangsung selama satu minggu.

Kegiatan ini bertujuan agar masyarakat mampu mengolah dan mengembangkan komoditas kelapa, sehingga bermanfaat bagi peningkatan ekonomi rumah tangga. Kegiatan ini menghadirkan beberapa instruktur dari luar Kaimana.

Kepala Inspektorat Tahmid Husein pada pembukaan kegiatan berharap agar pelatihan pengolahan kelapa terpadu ini membawa manfaat yang positif bagi masyarakat. Diakui, Kabupaten Kaimana memiliki potensi yang luar biasa sebagai salah satu daerah penghasil kelapa di Papua Barat.

Potensi ini jika tidak dimanfaatkan secara baik maka tidak akan membawa manfaat positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat. Untuk itu melalui pelatihan pengolahan kelapa, ada ilmu yang diperoleh masyarakat untuk mengolah kelapa menjadi produk yang berhasil guna dan bisa dipasarkan hingga ke pasaran nasional.

Tahmid juga berharap agar program pelatihan pengolahan kelapa terpadu ini tidak berhenti pada satu kali kegiatan, tetapi dilaksanakan secara berkesinambungan melalui pendampingan yang maksimal kepada masyarakat.

Dikatakan, kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan dan mengelola potensi yang ada disekitar dapat terlaksana dengan baik jika dinas mampu melakukan pendampingan teknis secara terus menerus dan berkelanjutan.

“Pemerintah Daerah menaruh harapan besar agar dari pelatihan ini lahir masyarakat mandiri yang mampu memanfaatkan potensi kelapa yang ada di Kaimana bagi peningkatan ekonomi rumah tangga.

Program ini hendaknya berkesinambungan agar masyarakat lebih fokus mengelolanya. Produk kelapa harus bisa memberi nilai tambah ekonomi bagi masyarakat,” ujar Kepala Inspektorat seraya berharap Dinas Perindagkop lebih maksimal melakukan pendampingan.

Sebelumnya Kadis Perindagkop UMKM diwakili Kasubag TU Ani Boefar dalam sambutannya mengatakan, kegiatan yang dilakukan bertujuan agar petani kelapa di daerah ini mampu mengolah dan memasarkan hasil olahan untuk menambah pendapatan keluarga.

Ia berharap setelah mengikuti pelatihan, para peserta dapat membagi ilmu pelatihan kepada sesama sehingga mereka juga mampu mengolahnya untuk kebutuhan rumah tangga masing-masing. |ISABELA WISANG