Sejumlah cabang olahraga di Kabupaten Manokwari yang mengikuti pelatihan manajemen olahraga yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Manokwari.

Dispora Gelar Pelatihan Menajemen Olahraga

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Manokwari kembali menggelar Pelatihan Manajemen Organisasi Olahraga bagi sejumlah cabang olahraga di daerah ini, Selasa (11/10/2016).

Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga, Astrik Siwallete mengatakan, tujuan pelaksanaan pelatihan tersebut untuk membangun dan menambah wawasan para pelaku olahraga di tiap Pengkab (pengurus kabupaten) maupun klub olahraga.

Pelatihan manajemen ini juga diharapkan berguna bagi pengkab dan klub-klub  dalam memenuhi sumber daya pengelolaan organisasi olahraga di Kabupaten Manokwari.

“Kami harapkan dengan pembinaan ini bisa memberdayakan sumber daya manusia yang dapat mewujudkan pembinaan atlet menuju atlet berprestasi,” jelas Astrik.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Manokwari, Barnabas Dowansiba mengatakan, meskipun berada di bawah naungan Dinas Pendidikan, Bidang Pemuda dan Olahraga, pemerintah perlu memberikan perhatian khusus, dengan memberikan alokasi dana kepada bidang ini.

Karena merupakan salah satu bagian penting yang wajib diperhatikan oleh pemerintah, mengingat untuk mendapatkan tubuh yang sehat, setiap manusia perlu melakukan aktifitas olahraga yang baik dan benar.

“Kalau kita tidak sehat maka kinerja kita juga akan terganggu, sehingga dalam menjalankan satu organisasi diperlukan tubuh dan jiwa yang sehat,” ujarnya.

Terkait dengan manajemen olahraga, Barnabas meminta setiap peserta pembinaan dapat mengikuti setiap materi yang diberikan, karena olahraga tanpa dikawal oleh manajemen yang baik, akan hancur. Sama halnya dengan manajemen yang baik, tetapi tidak didukung dengan olahraga yang baik, maka akan sia-sia.

Keuntungan lain yang bisa diperoleh dalam pembinaan ini adalah tata cara serta aturan-aturan olahraga terbaru yang dapat diketahui, sehingga setiap peserta mampu menerapkan aturan tersebut kepada para atlet-atlet yang tengah dibinanya. (ACS)

Tinggalkan Balasan