GAMBAR: ILUSTRASI GURU

Distrik Manokwari Selatan Kekurangan Guru

MANOKWARI,CAHAYAPAPUA.com— Kabupaten Manokwari Selatan, Provinsi Papua Barat masih mengalami kekurangan guru. Kabupaten yang belum lama menjadi daerah otonom baru ini hanya memiliki guru berstatus Pegawai Negeri Sipil sebanyak 83 orang. Mereka tersebar di seluruh SD hingga SMA dan tentu saja belum berbanding secara proporsional dengan jumlah murid.
“SD di Manokwari Selatan ada 43 sekolah, SMP ada 10 dan SMA enam,”kata Koordinator Pengawas Umum Pendidikan, Manokwari Selatan H.Muhammad Sidiq kepada Cahaya Papua, Jumat (1/5/2015)
Menutupi kekurangan tersebut, dinas pendidikan melakukan pengangkatan guru kontrak, serta pengangkatan guru honorer atau guru tidak tetap yang dilakukan pihak sekolah.
Sidiq menyebut, secara umum pendidikan di Manokwari Selatan sudah lebih baik dibanding sebelum kabupaten ini terpisah dari kabupaten Manokwari. Meski guru PNS minim. Namun  seluruh sekolah sudah terisi tenaga pengajar, sehingga kegiatan belajar mengajar saat ini berjalan lancar.
“Kebaradaan guru kontrak dan Honorer cukup membantu, setidaknya proses belajar mengajar berjalan lancar,” kata Sidiq
Sidiq berharap, Pemkab Manokwari Selatan, kembali melakukan pengangkatan guru kontrak, untuk ditempatkan di sekolah-sekolah yang berada di daerah pedalaman.
“Saat ini baru sekitar 70 orang guru kontrak, belum sepenuhnya dapat mengcover seluruh sekolah disini,”katanya lagi.
Ia juga berharap, Pemkab segera membangun gedung sekolah bagi distrik/kecamatan yang saat ini belum memiliki sekolah. Ia ingin anak-anak diseluruh Distrik di Kabupaten ini, mudah mengakses pendidikan sebagaimana daerah lain.|TOYIBAN