Kapal pengangkut BBM ilegal yang dioperasikan CV Ardian Wondama milik La Muni.

Disurati Bupati Torey, Polisi Lepas 150 Ton Solar Sitaan

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com— Kapolres Manokwari AKBP Johnny E Isir membenarkan adanya permintaan pelepasan BBM jenis Solar sejumlah 150 ton yang belum lama ini diamankan Sat Reskrim Polres Manokwari menuju Kabupaten Teluk Wondama.

Kapolres mengatakan hal tersebut dilakukan agar menjaga kebutuhan masyarakat yang lebih luas dalam pemakaian listrik yang disuplai dari PLTD.

“Memang ada surat dari Pak Bupati Teluk Wondama meminta kalau bisa solar yang ada dalam SPOB Dian Yuspa XIV ini digeser ke sana untuk diisi dulu. Secara prinsip proses penegakan hukum tetap berjalan, namun jangan sampai menganggu kepentingan masyarakat yang lebih luas,” kata Kapolres kepada wartawan, kemarin siang.

Kapolres menilai, proses penegakan hukum tetap berjalan, tapi untuk menjaga keseimbangan antara proses hukum terus berjalan dan kebutuhan masyarakat, maka barang bukti tersebut akan tetap digeser kepada Pemerintah Teluk Wondama dan disuplai ke PLTD setempat.

Selain itu pihak kepolisian juga akan berkoordinasi bersama Pemda Teluk Wondama untuk melakukan proses pembayaran BBM tersebut, hal tersebut disiasati agar uang hasil pembayaran tersebut masuk dalam barang bukti.

“Untuk pembayaran dari BBM tersebut itu yang akan kita sita, jadi barang bukti uang itu yang akan disita dari pembelian disana,” jelasnya.

Terkait dengan BBM jenis Premium yang ikuti disita, Kapolres Menegaskan hal tersebut tidak akan dilepas dan akan terus diproses, mengingat yang dibutuhkan oleh pemerintah dan masyarakat Teluk Wondama hanyalah BBM jenis Solar.

Menurutnya, hal tersebut sama dengan dilakukan lelang. Dimana hasil dari pelelangan BBM tersebut akan masuk menjadi barang bukti. Namun terlepas dari hal tersebut kasus tersebut akan tetap ditangani secara serius oleh Polres Manokwari.

Sebelumnya Sat Reskrim Polres Manokwari berhasil mengamankan satu unit kapal SPOB Dian Yuspa XIV yang memuat 35 ton Premium serta 150 ton Solar yang hendak dipasok ke Kabupaten Teluk Wondama.

Saat ini Polres Manokwari telah mengamankan satu tersangka dari kasus tersebut yakni La Muni yang bertindak sebagai Direktur CV Ardian Wondama yang bertugas sebagai penyuplai BBM tersebut.

Tersangka La Muni dijerat dengan Pasal 53 UU Nomor 22 Tahun 2001 tentang Migas serta Pasal 3 UU nomor 8 tahun 2010 tentang Pecegahan dan pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang. |ADITH SETYAWAN