Jokowi saat berkampanye di Papua. (Sumber: Kompas)

Ditolak di Papua, DPR Sarankan Jokowi Bentuk Tim Investigasi Paniai Berdarah

MANOKWARI,CAHAYAPAPUA.com– Sejumlah elemen masyarakat dan rohaniawan Papua menolak kedatangan Presiden Joko Widodo pada perayaan natal di Jayapura. Namun sesungguhnya, itu adalah pesan agar presiden memberi perhatian bagi upaya menciptakan perdamaian dan keadilan di Tanah Papua. Ini adalah respon warga Papua atas kasus Paniai berdarah yang menewaskan 5 warga sipil.

Atas penolakan itu, Ketua Komisi VIII DPR Saleh Daulay menilai menyarankan Presiden untuk mengambil sikap untuk memperlihatkan adanya kesungguhan mengungkap kasus kekerasan yang diduga melibatkan aparat itu. Caranya adalah dengan membentuk tim investigasi independen.

Dengan demikian, masyarakat Papua melihat ada keinginan serius untuk mengungkap dalang dan motif di balik kekerasan bersenjata tersebut.

“Kalau mau tetap datang ke Papua, Presiden Jokowi diharapkan membawa pesan damai berupa terbentuknya tim investigasi tadi. Selain itu, presiden Jokowi juga perlu berjanji untuk memberikan hukuman bagi siapa saja yang terbukti bersalah,” tandasnya, Sabtu (13/12) seperti dikutip JPNN.

Saleh juga menilai penolakan itu adalah kritik terhadap besarnya anggaran kenegaraan yang dipakai untuk menghadiri perayaan natal di Papua. Sementara di lain pihak, masyarakat Papua merasa masih jauh dari kecukupan.

EDITOR : PATRIX BARUMBUN TANDIRERUNG

Tinggalkan Balasan