Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan dan Mohamad Lakotani (DOAMU).

Dominggus – Lakotani Penuhi Syarat Pencalonan

MANOKWARI, Cahayapapua.com—- Bakal calon gubernur dan wakil gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan dan Mohamad Lakotani akhirnya dinyatakan memenuhi syarat pencalonan, mengantongi 12 kursi, dalam pendaftaran ke Komisi Pemilihan Umum Papua Barat di Arfai, Rabu (21/9).

Dominggus dan Lakotani mendaftar ke KPU untuk bertarung di pemilihan gubernur dan wakil gubernur periode 2017-2022 diiringi ribuan massa, setelah sebelumnya melakukan orasi politik di lapangan Borarsi Manokwari.

Saat pemeriksaan berlangsung, pendukung Dominggus dan Lakotani memadati badan jalan di Arfai, mulai dari kantor KPU Papua Barat hingga lampu merah tanjakan kantor gubernur.

KPU menyatakan, dokumen pencalonan Dominggus dan Lakotani memenuhi syarat setelah melakukan verifikasi cukup lama di dalam Aula KPUPB.

Dalam verifikasi, KPU menyatakan, dokumen jumlah kursi dari partai pengusung mereka diantaranya Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) telah sesuai dengan aturan yang disyaratkan KPU.

Jumlah kursi parpol pengusung Dominggus dan Lakotani yang mengusung tagline (Doamu) di DPRPB adalah Nasdem 4 kursi, PAN (4) dan PDIP (4).

Verifikasi KPU dilakukan dengan cara mencocokan dokumen partai pengusung dengan data KPU RI secara online atau daring.

Data dimaksud seperti surat keputusan dukungan yang telah cocok dengan data KPU RI, juga pencalonan yang telah dihadiri secara langsung oleh ketua umum dan sekretaris umum partai pengusung tingkat provinsi.

Pimpinan partai pengusung dimaksud adalah Nasdem; Ketua DPD, Sofyan Andi dan Sekretaris Rocky L Mansawan, PAN; Ketua DPD Rahmat Sinamur dan Sekretaris Yanto Mandacan dan PDIP; Ketua DPD Yohana Watofa didampingi sekretarisnya Saleh Siknun.

Untuk dinyatakan lolos dalam pencalonan, KPUPB mensyaratkan bakal calon harus mengantongi minimal 15 persen kursi dari total kursi di DPR Papua Barat, atau 7 kursi, sesuai dengan surat keputusan KPUPB nomor 79 tahun 2016.

Selain dokumen partai pengusung, KPU juga melakukan pemeriksaan LHKPN, NPWP, EKTP, Ijazah S1 visi misi dan foto keduanya. Usai pemeriksaan tersebut KPU kemudian mengambil kesimpulan menerima berkas pencalonan.

“Berkas diterima dengan catatan terdapat beberapa dokumen yang perlu dilengkapi seperti daftar tim kampanye, surat keterangan bebas narkotika, surat keterangan psikologi kedua bakal calon dan naskah visi misi.

Hal itu belum diserahkan ke KPU,” kata Komisioner KPU Papua Barat Divisi Hukum Yotam Senis yang memimpin rapat pleno pendaftaran. Rapat pleno pencalonan Doamu dimulai sekitar pukul 14.00 hingga 16.00 WIT yang juga dihadiri Bawaslu Papua Barat.

Setelah dinyatakan lengkap, bakal calon gubernur Dominggus Mandacan dipersilahkan memberikan orasi politik selama 5 menit. Dalam orasi, Dominggus menyampaikan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah membantunya dengan Lakotani. Kedua bakal selanjutnya akan mengikuti tes kesehatan pada Kamis (22/9) hari ini di RSUD.

Selain Nasdem, PAN dan PDIP, PKPI Papua Barat juga ikut mendaftarkan pasangan ini. Sayangnya KPU menyatakan data online pengurus pusat tidak terbuka sehingga dinyatakan belum bisa ikut mencalonkan.

Selain itu juga terungkap bahwa Ketua Dewan Pengurus Provinsi PKPI Papua Barat yang diakui adalah Xavierus Kameubun seperti yang terdapat dalam data online KPU RI. Dalam pencalonan ini, Ketua DPP PKPI Papua Barat yang hadir adalah John Pagetti. (MAR)

One comment

  1. ya mudah2an Tuhan Yang Maha Kuasa Mempercayai dan memilih Bpk. D. Mandacan sebagai gubernur papau barat 2017 Aaamiin dan sy menjadi anak buah waktu d kec. waropen Bawah tahun 2005-2009, malang, 23 September 2016

Tinggalkan Balasan