Kantor DPRD Manokwari

DPRD BATAL GELAR MONITORING GARA-GARA PEMDA TAK KELUARKAN DATA

MANOKWARI, cahayapapua.com—- DPRD Manokwari, kemarin, batal menggelar monitoring realisasi program dan kegiatan Pemda Manokwari tahun 2014 karena belum mengantongi data yang dibutuhkan yang telah dijanjikan Pemda Manokwari Jumat pekan lalu.

Ketua DPRD Manokwari Dedy Subrata May mengatakan, data yang dibutuhkan DPRD ialah dokumen DPA tahun 2014, laporan tiap SKPD dengan penambahan variabel volume kegiatan, lokasi kegiatan, dan sumber anggaran dari tiap program dan kegiatan yang telah dilaksanakan Pemda Manokwari pada 2014.

Dedy mengatakan, Pemda Manokwari telah berjanji akan menyerahkan data tersebut dalam rapat dengar pendapat yang digelar Jumat pekan lalu. “Waktu itu kami sampaikan kepada saudara bupati, wakil bupati dan sekda di ruang rapat DPRD,” kata Dedy May kepada wartawan di kantor DPRD Sowi Gunung kemarin.

Dalam rapat Jumat pekan lalu itu, Sekda Lalenoh juga menyanggupi bakal menyerahkan data-data yang dibutuhkan DPRD paling lambat Sabtu pekan lalu, seperti dikatakan Dedy. Namun sampai Senin lalu, data yang dibutuhkan itu belum diserahkan.

“Data-data yang kita minta itu belum lengkap, termasuk DPA tahun 2014. Lalu apa yang mau kita monitoring ke lapangan,” ucap politisi Golkar tersebut di kantor DPRD Manokwari Sowi Gunung, kemarin.

Atas fakta tak lengkapnya data tersebut, Dedy mengatakan DPRD kesal dengan Sekda Lalenoh. “Jujur saja memang kami kesal dengan pernyataan sekda yang janji menyanggupi untuk menyerahkan data sampai dengan hari Sabtu. Bahkan hari Senin lalu ternyata tidak ada sama sekali,” ujar Dedy.

“Makanya kami mengambil inisiatif melakukan hearing lagi dengan pimpinan SKPD sekaligus meminta data langsung dari SKPD untuk menyempurnakan data,” Dedy menambahkan.

Dedy mengatakan monitoring yang ditunda DPRD Manokwari ialah monitoring pada Distrik Manokwari Barat dangan Manokwari Utara. Penundaan dilakukan hingga 2 hari kedepan setelah hearing dengan pimpinan SKPD.

Hearing itu juga sekaligus untuk melengkapi data terkait DPA tahun 2014, realisasi program dan kegiatan tahun 2014 masing-masing SKPD dan penambahan-penambahan variable- variable yang kita butuhkan,” ujar Dedy.

Rencananya hari ini, DPRD Manokwari, tambah Dedy akan melakukan evaluasi untuk penyempurnakan data yang akan dijadikan bahan rujukan monitoring, sebelum menggelar monitoring pada Kamis hingga Sabtu pekan ini.

“Kami harap saat monitoring ada pimpinan SKPD yang berkenan untuk ikut hadir. Silahkan sama-sama kita turun lihat, karena itu jauh lebih baik. Publik atau masyarakat menginginkan adanya perubahan sesuai dengan yang diidamkan masyarakat, yakni Manokwari yang lebih baik,” tutup politisi yang senang berdiskusi ini.

|MUHAMMAD RIZALDY