Ketua DPRD Kabupaten Manokwari, Dedy S. May

DPRD Belum dapat Pemberitahuan Resmi Terkait Kasus Yowen

MANOKWARI, Cahayapapua.com–  Anggota DPRD Kabupaten Manokwari Minus Yowen resmi dijadikan tersangka. Pada Senin (26/9) lalu dirinya menjalani pemeriksaan oleh penyidik Polres berdasarkan surat persetujuan yang di peroleh penyidik dari Gubernur Papua Barat.

Ketua DPRD Kabupaten Manokwari Dedy S. May yang ditemui Cahaya Papua Rabu (28/9), mengaku belum mendapat informasi tentang pemerisaan Minus secara resmi.

“Sebagai pimpinan lembaga saya belum dapat informsi atau surat terkait pemeriksaan Yowen oleh penyidik,” ujarnya.

Kendati demikian kata Dedy, sebagai anggota DPRD aktif tentu Yowen memiliki hak imunitas sebagai pejabat publik.

“Yowen memiliki hak imunitas sehingga ada persetujuan dari gubernur sebelum dia diperiksa oleh penyidik,” ujar Dedy soal mekanisme yang mesti dipenuhi sebelum Yowen diperiksa polisi.

Kata Dedy, ada perwakilan anggota DPRD yang ditugaskan membangun komunikasi dengan pihak keluarga korban maupun pihak Yowen sendiri untuk mencari solusi atas persoalan ini.

Selain itu dia mengingatkan bahwa dari sisi kelembagaan DPRD tidak punya kewenangan mengintervensi wilayah hukum yang sedang berjalan.

“Tetapi ada kerinduan dari kami agar masalah ini bisa di selesaikan secara kekeluargaan. Kuncinya ada pada kedua belah pihak (Yowen dan keluarga korban) sehingga masalah ini tidak berimplikasi luas,” tuturnya.

Mengenai mekanisme pergantian antar waktu PAW, kata Dedy hal itu masih jauh. “Menyangkut PAW itu merupakan ranahnya partai dimana Minus berasal,” ujarnya.

Minus Yowen dan tiga rekan lainnya dijadikan tersangka atas kasus dugaan pengeroyokan terhadap seorang warga yang berujung kematian belum lama ini. Kasus kematian itu memicu massa membakar rumah Yowen. (MAR)

 

Tinggalkan Balasan