Dedy S May

DPRD dan Pemda Bahas Raperda Pembentukan Dispenda dan BPPTSP

MANOKWARI, Cahayapapua.com—– DPRD Manokwari bersama Pemerintah Kabupaten Manokwari, Selasa (10/5/2016) menggelar pertemuan bersama guna membahas pembentukan Dinas Pendapatan daerah serta Badan Pelayanan Ijin terpadu Satu Pintu (BPPTSP).

Pertemuan yang dilakukan DPRD Kabupaten Manokwari melalui komisi B ini, bertujuan membahas penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) sebagai payung hukum yang akan melindungi dua intansi tersebut.

Dalam pertemuan tersebut, pihak DPRD Kabupaten Manokwari mengundang Dinas Pendapatan Daerah serta BPPTSP Jayapura untuk mempresntasikan kinerja dari pembentukan dua instansi tersebut.

Dikatakan Ketua DPRD Manokari Dedy.S. May, Dispenda dan BPPTSP Jayapura di undang karena kedua SKPD tersebut dianggap sukses dalam pelaksanaannya.

Sehingga dengan suksesnya kedua instansi tersebut, maka Pemerintah Kabupaten Manokwari bersama DPRD Kabupaten Manokwari ingin mengetahui proses peran dua instansi tersebut dalam menggenjot PAD maupun kepengurusan ijin usaha.

“Apalagi di Jayapura sistemnya sudah on line. Ini penting agar PAD kita bisa lebih meningkat lagi,”ujar Dedy.

Sementara itu dalam presentasenya, Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Jayapura Fachruddin Pasolo mengaku untuk mencapai PAD yang sudah ditargetkan, diperlukan komitmen yang juga melibatkan masyarakat dalam mendukung poeningkatan PAD.

“Kesempatan ini bisa menjadi sharing informasi, apalagi karakteristik Manokwari dan Jayapura sama. Selama ini anggaran daerah masih bergantung dari transfer pusat karena PAD minim, untuk itu kami terus berupaya meningkatkan PAD,” ujar Pasolo.

Dijelaskan, ada beberapa sumber-sumber PAD yang bisa dikelola seperti dari pajak hotel, reklame, rekreasi, dan lainnya, yang dikemasi dengan sistem online menjadi salah satu upaya untuk mengontrol maupun mengawasi wajib pajak.

Dalam pertemuan tersebut juga akan ditindaklanjuti dengan hearing antara Pemda dan DPRD Kabupaten Manokwari, untuk penyusunan draft raperda yang kemudian diparipurnakan menjadi raperda tahun di 2016 ini. (ACS)

Tinggalkan Balasan