Penandatanganan KUA-PPAS APBD tahun anggaran 2018, oleh Bupati Manokwari, Demas Paulus Mandacan (kedua dari kanan) bersama Ketua DPRD Manokwari, Dedi S. May (kedua dari kiri), di ruang sidang Sekretariat DPRD Manokwari, Selasa (14/11).

DPRD harap KUA PPAS 2018 dorong pemerataan ekonomi

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran  2018, diharapkan dapat mendorong pemerataan ekonomi masyarakat setempat.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)Manokwari Dedi. S. May, usai sidang paripurna penandatanganan notaKUA-PPAS APBD2018, di ruang sidang Sekretariat DPRD Manokwari, Selasa (14/11/2017).

“Melalui KUA/PPAS APBD 2018 ini, kita harap mendorong pemeretaan pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Dedi.

Selain itu, Dedi berharap, 2018 mendatang, Pemda Manokwari, dapat mempercepat mendorong pembahasan APBD induk, sehingga penyerapan anggaran bisa berjalan efektif.

“Sebagaimana tujuan kita, untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat, tentu diperlukan dukungan semua elemen. Baik itu, masyarakat, Pemda dan tentunya sumber daya keuangan daerah yang memadai,” ucapnya.

Bupati Manokwari, Demas Paulus Mandacan  yang juga hadir dalam sidang paripurna penandatanganan notaKUA-PPAS APBD2018 ini, mengatakan, bahwa KUA-PPAS, merupakan landasan utama atau pedoman dalam menyusun RAPBD Tahun Anggaran 2018.

Sebagaimana Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 33 tahun 2017,lanjutnya, bahwa batas akhir penyelesaian APBD tahun 2018,jatuh pada 30 November 2017.

“Tujuan dari pembangunan adalah untuk mensejahterakan masyarakat. KUA-PPAS ini, merupakan landasan penyusunan APBD 2018 untuk melaksanakan program-program pembangunan,” tambah Demas. (cr-80)

Leave a Reply

%d bloggers like this: