Suasana rapat paripurna DPRD Kabupaten Manokwari sewaktu mengesahkan APBD-P 2014, Jumat malam (28/11/2014). Kursi DPRD Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak dan tambahan DPRD Manokwari rencananya akan ditetapkan KPU Manokwari, Selasa (2/12/2014) Foto : CAHAYAPAPUA.com | Zakarias Tonu Bala

Soal APBD, Ini Pesan DPRD Manokwari untuk Pemda

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com– Pemerintah Kabupaten Manokwari diingatkan agar sebisa mungkin menghindari terjadinya pinjaman daerah pada tahun anggaran mendatang.

Kalaupun terpaksa meminjam misalnya untuk menutupi defisit anggaran, nilai pinjaman tersebut harus semakin mengecil agar tidak sampai meninggalkan hutang yang justru akan menambah beban daerah.

Pesan ini menjadi salah satu catatan kritis Fraksi Manokwari Hebat dalam pendapat akhir fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Manokwari terhadap Raperda Perubahan APBD 2014 pada penutupan sidang APBD-P 2014, Jumat (28/11/2014) malam di gedung DPRD di Sowi Gunung.

“Fraksi Manokwari Hebat mengharapkan Pemda bahwa untuk pinjaman daerah diharapkan menurun setiap tahunnya agar tidak menimbulkan beban pada tahun anggaran selanjutnya, “ demikian catatan fraksi Manokwari Hebat sebagaimana dibacakan anggota DPRD A.Rahman Mangati.

Seperti diketahui, APBD-P 2014 mengalami defisit mencapai 60 miliar lebih. Untuk menutupi defisit itu, Pemda melakukan pinjaman ke bank. Bukan kali ini saja, Pemda terpaksa melakukan pinjaman. Tercatat, pada Perubahan APBD tahun 2013, Pemda juga ‘berhutang’ untuk menutupi defisit yang timbul.

Terkait dengan itu, Fraksi Demokrasi Indonesia Bersatu berharap, ke depan, tidak ada program maupun kegiatan yang dikerjakan mendahului penetapan APBD. Pelaksanaan kegiatan mendahului pengesahan APBD memang disebut-sebut menjadi salah satu penyebab terjadinya defisit anggaran dalam APBD-P 2014. | ZAKARIAS TONU BALA

 

EDITOR: BUSTAM

 

Tinggalkan Balasan