Dinas pendidikan saat dengar pendapat dengan Komisi A DPRD Teluk Wondama. |CAHAYAPAPUA.com | Adlu Raharusun

DPRD Usul Gaji Guru di Disalurkan Langsung ke Kampung

Komisi A DPRDTeluk Wondama menggelar hearing dengan dinas pendidikan setempat.  |CAHAYAPAPUA.com | Adlu Raharusun

Komisi A DPRDTeluk Wondama menggelar hearing dengan dinas pendidikan setempat. |CAHAYAPAPUA.com | Adlu Raharusun

WONDAMA,CAHAYAPAPUA.com— Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Teluk Wondama, Hendrik Ricko Tetelepta mengapresiasi saran DPRD setempat untuk menyalurkan gaji guru di pedalaman langsung ke kampung-kampung.

Ia mengatakan dalam hearing itu DPRD setempat menemukan bahwa jika guru-guru yang bertugas di kampung-kampung langsung mengambil gaji ke ibukota kabupaten akan membuat mereka bolos mengajar.

“Masukan itu sangat baik, karena jika mereka (guru,red.) terima di dinas tentu sekolah akan ditinggalkan sehingga aktivitas belajar mengajar jadi terbengkalai,” jelas Tetelepta usai hearing di ruang rapat DPRD Teluk Wondama di Komplek Perkantoran Isei, Rabu (4/3/2015).

Selain itu ia mengatakan Dinas Pendidikan memiliki keterbatasan untuk mengawasi pendidikan apalagi wilayah Wondama sangat luas. Menurutnya dia reses anggota DPRD langsung ke kampung – kampung sangat membantu mengawasi pendidikan.

Menyangkut masalah lainnya, Tetelepta menyebut adalah masalah klasik seperti guru tidak berada ditempat maupun persoalan lainnya yang berkaitan dengan bidang pendidikan.

“Ada juga disinggung soal pembangunan sekolah di Werianggi – Distrik Nikiwar. Guru honor  yang mengabdi di sana perlu ditingkatkan statusnya. Menjadi harapan bersama, kekurangan guru bisa disikapi dengan adanya kuota penerimaan khusus bagi tenaga pengajar,” ujarnya.

Pantauan media ini, hearing  Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Teluk Wondama dengan DPRD Komisi A yang membidangi masalah pendidikan dipimpin oleh Ketua Komisi A, Yulianus Torey. |ADLU RAHARUSUN

Tinggalkan Balasan