DPR Papua Barat

DPRPB Akui Tugas Pengawasan Belum Maksimal

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com-– Kekosongan kursi ketua DPR Papua Barat berdampak luas terhadap kondisi internal lembaga tersebut, diantaranya, kinerja dewan dalam melaksanakan tiga fungsinya. Hal itu disampaikan anggota Fraksi Golkar, Ortis Fernando Sagrim, Selasa (27/10/2015).

Menyusul kekosongan jabatan ketua itu, kata Ortis, unsur pimpinan yakni tiga wakil ketua DPR PB pun belum mampu memainkan perannya mengendalikan lembaga ini.

“Fungsi monitoring (pengawasan, red) DPRPB belum maksimal. Harusnya sejak awal tahun anggaran pengawasan dilakukan. Tapi, ini tidak berjalan baik , akibat kondisi internal lembaga. Leadership pimpinan belum mampu mengorganisir anggota,” katanya.

Menurutnya banyak kegiatan tidak berjalan baik, antara lain, penyusunan jadwal dan agenda kerja DPRPB oleh Badan Musyawarah (Banmus), serta rapat-rapat internal untuk membahas hasil monitoring yang belum dilakukan.

“Yang selalu dipertanyakan soal tatib (tata tertib). Sekarang tatib sudah ada, mana yang dibuat. Giliran kegiatan keluar, semua pimpinan juga keluar paling tidak satu pimpinan harus ada,” pungkas Ortis.

Wakil Ketua, Ranley Mansawan mengemukakan, tiga fungsi DPRPB telah berjalan khususnya fungis kontrol dan anggaran. “Mengenai fungsi legislasi masih terkendala, tapi, semua masih berproses,” ujarnya. |RASYID FATAHUDDIN | EDITOR : TOYIBAN