Warga kampung Manggroholo dan Sira, Distrik Saifi, Kabupaten Sorong mendapat bantuan hibah sejumlah alat penerangan karena dinilai berhasil menjaga hutan mereka. Foto: Dokumentasi Bentara

Dua Kampung di Kabupaten Sorong dapat Hadiah karena Lestarikan Hutan

MANOKWARI,CAHAYAPAPUA.com– Perkumpulan Bentara Papua, sebuah LSM yang bergerak dibidang pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan, Rabu (24/12/2014), menyerahkan sejumlah bantuan alat penerangan dalam bentuk hibah kepada warga kampung Manggroholo dan Sira, Distrik Saifi, Kabupaten Sorong.

Hibah kepada dua kampung bertetangga yang berada pada wilayah adat Knasaimos ini berupa 35 unit lampu rumah tenaga surya, 10 unit lampu jalan tenaga surya dan 1 unit pompa air tenaga surya (yang dipesan langsung dari Jerman).

Yowel Sremere dari kampung Sira mengatakan, hibah ini sangat membantu mereka, sementara Michael Kladit dari kampung Manggroholo menyatakan hibah ini sangat bermanfaat karena selama ini mereka hanya bergantung pada listrik desa yang menyala maksimal 2 kali dalam seminggu dan bergantung pada pasokan solar dari dana retribusi masyarakat.

Direktur Eksekutif Perkumpulan Bentara Papua, Rini Irmayasari menyatakan, hibah ini merupakan hadiah Natal bagi dua kampung tersebut yang selama beberapa tahun terakhir berkomitmen menjaga hutan mereka.

Dua kampung ini tercatat sebagai 2 dari 3 kampung pertama di tanah Papua yang mendapat SK Hutan Desa dari Menteri Kehutanan atas semangat mereka menjaga hutan.

“Sudah saatnya kita lebih menghargai masyarakat Papua yang bersedia menjaga sumber – sumber penghidupan bersama yang menunjang keseimbangan kehidupan di tanah ini,” kata Rini dalam siaran pers kepada CAHAYAPAPUA.com.

Bentara berharap bantuan dari Seacology –USA yang berpusat di California dan difasilitasi oleh Bentara Papua serta Staf Greenpeace di Tanah Papua ini, dapat menjadi inspirasi bagi banyak pihak khususnya di tingkat lokal untuk mulai beralih ke sumber – sumber energi terbaharukan ramah lingkungan, tanpa harus membebankan masyarakat di daerah – daerah terpencil.

Pada bulan sebelumnya, Bentara juga telah memfasilitasi pembuatan bak – bak penampung air dan sistem pemipaan yang dikerjakan secara partisipatif oleh warga setempat.

Kegiatan hibah merupakan salah satu pekerjaan Bentara Papua di kampung – kampung yang menjadi wilayah tempat belajar bersama dengan masyarakat lokal.

“Ini diharapkan dapat terus dilakukan ditahun mendatang dengan cakupan wilayah yang luas bagi komunitas – komunitas yang mau berkomitmen menjaga hutan mereka,” tandas Rini. |DUMA TATO SANDA

One comment

  1. Makasi atas kerjasan dari LSM dam GRIMPIS BENTARA karna uda membantu kami melindungi hutan dua marga kladit dan sremere itu aja makasi.

Tinggalkan Balasan