Ilustrasi.

Dua pejabat Papua Barat jadi tersangka pembangunan sirkuit Masni

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Kejaksaan Negeri Manokwari menyatakan telah menerima Surat Perintah Dimulainya Penyelidikan (SPDP) dari penyidik tindak pidana korupsi Polres Manokwari terkait dugaan kasus korupsi pembangunan sirkuit di Kampung Bowi Subur, Distrik Masni, oleh oknum pejabat Provinsi Papua Barat berinisial ES dan stafnya JSA.

“Iya kita sudah terima SPDP dari Polres terkait dua oknum pejabat Pemprov Papua Barat yang diduga melakukan korupsi pembangunan sirkuit (Masni), ” kata Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Manokwari Muslimin, Rabu (8/11).

Muslimin mengatakan sirkuit tersebut dibangun dengan nilai anggaran Rp 2,9 miliar lebih yang merupakan biaya pengadaan tanah.

Dia mengatakan pembiayaan sirkuit tersebut dilakukan melalui Biro Pemerintahan Papua Barat tahun anggaran 2016 dan menyebut inisial yang diduga terlibat adalah ES dan JSA.

“Mereka sudah ditetapkan sebagai tersangka,” kata dia. Dikatakan pihak Kejaksaan akan terus memantau perkembangan kasus tersebut. (mar) 

Leave a Reply

%d bloggers like this: