Ilustrasi

Dua Pelajar Dipalak dan Ditampar Preman

SORONG, CAHAYAPAPUA.com— Dua pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) Agustinus Kota Sorong, Glend dan Edwin, Jumat (23/1/2015) siang, sekitar pukul 12.00 WIT, mendatangi Polres Sorong Kota melaporkan peristiwa pemalakkan yang menimpa mereka didepan kantor RRI Sorong.

Glend kepada media menjelaskan, sebelumnya mereka berdua telah diikuti oleh orang yang tak dikenal dari arah Tembok Berlin, Kampung Baru. Sesampainya di lampu merah Kuda Laut keduanya dipanggil oleh para pelaku pemalakan, namun mereka menghiraukan panggilan tersebut dan terus memacu kendaraanya.

Namun rupanya mereka diikuti oleh pelaku. Saat tiba didepan kantor RRI Sorong, keduanya dicegat dan diminta sejumlah uang. Para pemalak itu mengatakan mereka meminta uang untuk membeli Minuman Keras (Miras).

“Kita sampai di depan RRI, disitu sunyi juga jadi, pas turun, yang dibonceng (pemalak-red) minta uang, katanya untuk tambah beli minuman,” kata Glend dengan wajah trauma usai membuat laporan polisi.

Selain meminta uang, lanjut Glend, para pelaku tersebut meminta handphone Samsung Or2 milik Glend dan Power Bank yang diperiksa dari dalam tas, termasuk uang sejumlah Rp 22.000.

Selain itu Edwin menambahkan, setelah mengambil uang milik Glend, Edwin meminta agar HP milik rekannya dikembalikan. Namun, karena postur keduanya yang masih kecil dan lugu, dibandingkan pelaku pemalak, akhirnya para pemalak menampar wajah keduanya. Usai mengambil uang dan HP milik pelajar itu, para pelaku akhirnya kabur melarikan diri.

Mereka berharap pihak kepolisian dapat mencari dan menangkap para pelaku pemalakan, sehingga HP milik Glend dapat dikembalikan. Polisi dilaporkan langsung bergerak mencari para pelaku ketika berita ini diturunkan. |CR-71

Tinggalkan Balasan