Kombes Pol Bonar Sitinjak (Kanan)

DUGAAN IJAZAH PALSU CALON ANGGOTA MRPB, Polda PB : Kami butuh laporan resmi

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Direktur Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua Barat, Kombes Pol Bonar Sitinjak mengatakan, pihaknya tidak punya kewenangan mengintervensi nama – nama calon anggota MRPB yang diserahkan Panitia Seleksi (Pansel) kepada gubernur Papua Barat.

“Kita menghormati kinerja Pansel. Tapi jika ditemukan indikasi ijazah palsu, bisa Pansel atau masyarakat laporkan secara resmi, dan tentu kami akan memprosesnya,” tegas dia.

Kepada wartawan, Selasa (29/8), Bonar Sitinjak menyatakan, pihaknya tidak ingin apriori, sebab masih ada beberapa aspek yang mesti dilihat dan diamati.

“Apakah ini patut diketahui apa tidak? Tapi kalau nyatanya diketahui, ya Pansel juga kena. Namun kita tidak berapriori atau menduga-duga,” ucapnya.

Sebelumnya, Bonar Sitinjak menyebut telah menurunkan tim untuk mengidentifikasi data dan informasi yang disebut Pansel MRPB terkait dugaan sejumlah calon anggota MRPB  yang terindikasi menggunakan ijazah palsu. “Tim itu ada, namun kita harus menghormati kewenangan Pansel,” tandasnya.

Sementara itu pada awal tahapan seleksi MRPB, Pansel melalui juru bicara Filep Wamafma mengungkap jika ada indikasi penggunaan ijazah palsu oleh sejumlah calon anggota MRPB, namun hal itu hingga saat ini belum ditindak lanjuti. (mar)

Tinggalkan Balasan