Ilustrasi

Dugaan pemotongan dana desa di kabupaten Tambrauw ditelusur

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Pemerintah Provinsi Papua Barat menelusuri dugaan pemotongan beberapa persen dana yang terjadi di wilayah Kabupaten Tambrauw.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Papua Barat Jhon Rumbruren mengatakan, pihaknya sedang berkoordinasi dengan pemerintah Tambrauw untuk memastikan informasi pemotongan tersebut.

Menurutnya, jika ada benar pemotongan tersebut terbukti dilakukan, maka akan ada prosedur untuk menyelesaikan masalah ini. Diharapkan, persoalan ini tuntas tanpa harus dan tidak mengganggu peluncuran dana desa di daerah itu.

“Kita akan berkoordinasi ke Tambrauw. Baru sebatas laporan dan bukan kewenangan kami untuk mengklaim siapa yang salah dan benar,” katanya.

Terkait pencairan dana desa, katanya menambahkan, masalah laporan masih menjadi kendala di sebagian besar kampung-kampung di Papua Barat. Hal itu berdampak pada pencairan dana desa tahap pertama tahun 2017.

Menurutnya, pemerintah kabupaten bertanggungjawab membina dan mengarahkan masyarakat kampung agar dapat mengelola dan melaporkan penggunaan dana tersebut.

“Kita tentu ingin seluruh kampung bisa segera mencairkan dana, sehingga pembangunan kampung yang menjadi terget pemerintah bisa terwujud,”sebutnya lagi.

Ia akan mengkroscek kembali kampung-kampung yang belum menerima dana desa tahun 2017, termasuk laporan tentang pemotongan dana desa di Kabupaten Tambrauw. “Dana ini dikucurkan langsung dari pemerintah pusat ke rekening kampung.  Pencairan akan berjalan lancar jika perencanaan, pengelolaan dan laporan penggunaan dilakukan secara baik,” pungkasnya. (ibn)

Tinggalkan Balasan