Ekonomi konsumen PB triwulan pertama 2018 diprediksi terjun

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Indeks Tendensi Konsumen atau kondisi ekonomi masyarakat di Provinsi Papua Barat pada triwulan pertama tahun 2018 diprediksi akan mengalami pelemahan.

Kepala Bidang Neraca Wilayah dan Analisis  Statistik  Badan Pusat Statistik Papua Barat Jerison Sumual di Manokwari, Rabu, mengatakan, ITK Papua Barat pada triwulan pertama tahun ini diperkirakan terjun pada posisi 99,05.

Ia menjelaskan, ITK Papua Barat pada triwulan IV tahun 2017 sebesar 111,45. Pada masa itu ekonomi konsumen di daerah tersebut membaik dibanding triwulan sebelumnya.

Menurutnya, kondisi tersebut terjadi hampir di seluruh provinsi se-Indonesia, kecuali Kalimantan Timur yang mengalami pelemahan.

“Ada 13 provinsi yang memiliki ITK diatas rata-rata nasional. Nusa Tenggara Timur berada pada posisi teratas dengan ITK mencapai 122,25,” kata dia.

Ia mengutarakan, Papua Barat bukan satu-satunya daerah yang akan mengalami pelemahan ITK pada triwulan I 2018. 17 provinsi diperkirakan akan mengalami kondisi serupa.

Daerah Istimewa Yogyakarta dipredikai sebagai daerah yang akan mengalami optimisme paling baik dengan ITK sekitar 116,20. Nusa Tenggara Timur yang semua berada pada posisi ITK paling baik pun akan terjun drastis pada angka 85, 69.

Jerison menjelaskan, penurunan ekonomi konsumen Papua Barat pada triwulan awal 2018 terjadi akibat menurunnya optimisme konsumen mengenai pembelian barang tahan lama.

Ia menambahkan, di wilayah timur meliputi Sulawesi, Maluku dan Papua, daerah yang kondisi ekonomi konsumennya baik pada triwulan ini antara lain provinsi Sulawesi Tengah, Gorontalo dan Sulawesi Barat.

“Di wilayah Timur, Papua Barat diperkirakan berada pada posisi keempat. Kita akan berada dibawah Sulawesi Barat,” pungkasnya. (ibn)

Leave a Reply

%d bloggers like this: