Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan,

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Pemerintah Provinsi Papua Barat menyatakan komitmennya untuk terus memberikan perhatian serius pada pembangunan infrastruktur, kesehatan, pendidikan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di daerah ini.

Sudah genap 15 tahun Papua Barat berdiri sendiri sebagai provinsi di Indonesia. Tepat pada 6 Februari tahun 2003 daerah ini resmi dimekarkan dari Provinsi Papua.

Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan pada upacara reaktivitas di Manokwari, Selasa, mengajak seluruh jajaran dan seluruh pemerintah kabupaten/kota bekerja lebih keras.

Ia juga mengharap dukungan seluruh elemen masyarakat, akademisi dan pelaku usaha atas pembangunan di daerah tersebut.

“Hari reaktivitas ditandai dengan pembukaan selubung papan nama Provinsi Irian Jaya Barat kala itu sebagai titik awal sejarah aktifnya provinsi ini dalam menyelenggarakan pemerintahan, pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan sebagai provinsi definitif di Indonesia,” kata gubernur.

Ia mengutarakan, Brigjen Marinir Purnawirawan Abraham O Atururi selaku karateker gubernur sekaligus sebagai gubernur definitif dua periode sudah menancapkan pondasi cukup kuat bagi pembangunan Papua Barat.

Dominggus bersama wakilnya Mohamad Lakotani siap melanjutkan pembangunan di provinsi ke-33 ini. Selain melanjutkan program strategis dari gubernur sebelumya, pembangunan Papua Barat pada lima tahun kedepan akan mengacu pada RPJM Nasional dan RPJMD 2017-2022.

“Saya berharap pemerintah kabupaten/kota juga mengacu pada RPJM provinsi dan RPJM nasional. Sehingga pembangunan berlangsung sinergi dari pusat hingga daerah,” ujarnya lagi.

Pada kesempatan itu, ia juga menginginkan program yang dilaksanakan seluruh jajaran, termasuk kabupaten/kota tepat sasaran. Bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi masyarakat harus terus mendapat perhatian serius.

“Kita juga harus bisa memanfaatkan potensi sumber daya alam yang kita miliki untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Pada sektor pertanian, perikanan hingga pengembangan pada sektor pariwisata,”sebutnya lagi.

Ia menginginkan, potensi kekayaan alam yang dimiliki daerah tersebut berbanding lurus dengan kesejahteraan masyarakat. (ibn)

 

Leave a Reply