Ilustrasi

Empat Kabupaten Rawan Pengelumbungan Data Pemilih

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Kerawanan dalam pilkada gubernur dan kabupaten/kota di Papua Barat dipetakan pada empat kabupaten. Tingginya kerawanan mengacu pada potensi peningkatan jumlah daftar pemilih di tingkat kabupaten, distrik hingga kampung-kampung.

Kepala Badan Pengawas Pemilu Papua Barat EH Waramori Rabu lalu mengatakan setelah dilakukan penetapan data pemilih sebelum masuk perbaikan akan ada masukan-masukan dari Bawaslu untuk mencegah potensi tersebut.

“Bawaslu memiliki rumus khusus untuk melihat data pemilih sementara, sebab lewat DPS kita akan memantau titik mana saja yang naik,” ujarnya.

Rumus khusus yang ia maksud mengacu pada data Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) Bawaslu. “Nanti dari Indeks Kerawanan Pemilu ini kita awasi. Minimal DPS tidak boleh naik dari jumlah penduduk yang ada,” ujarnya.

Dikatakan IKP dari pusat hingga provinsi dan kabupaten/kota serta kampung-kampung sudah ada. Untuk Papua Barat datanya sudah dimiliki Bawaslu.

“Nanti kita memantau kampung ini masalahnya disini, bahkan bisa terpantau daerah mobilisasi massa, lalu daerah rawan intimidasi dan juga daerah mana yang ada keterlibatan PNS,” ujar memberi contoh.

Dikatakan terdapat empat kabupaten/Kota yang dinilai rawan dalam Pilkada kali ini terutama daerah-daerah perbatasan antar kabupaten.

“Kalau tingkat provinsi tidak jadi masalah, namun yang kita rawan antara Kota Sorong dan Kabupaten Sorong, kemudian antara Sorong Selatan dengan Kabupaten Maybrat serta Kabupaten Tambraw,” kata dia.

Bawaslu mengatakan akan fokus pada kabupaten kota yang juga menyelenggarakan Pilkada serentak tahun 2017. Ia juga mengatakan terkait tingkat kerawanan, Bawaslu akan memberi masukan kepada KPU saat pleno DPS.

Selain itu terkait dengan perangkat pengawas pemilu di tingkat distrik saat ini sementara dibentuk. “Yang sudah masuk pada tahap tes tertulis yakni Kabupaten Maybrat, Kota Sorong, sementara kabupaten yang lain masih dalam proses pembentukan. Kita sudah perintahkan agar dibuat pengumuman,” kata Waramori. (MAR)

Tinggalkan Balasan