Kampung Demaisi, Distrik Minyambouw, Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat. | CAHAYAPAPUA.com | Duma Tato Sanda

Empat Sub Suku Arfak di Pegunungan Arfak Petakan Wilayah Adatnya

ULLONG,CAHAYAPAPUA.com –  Penjabat Bupati Kabupaten Pegunungan Arfak Drs, Dominggus Mandacan Senin (8/12) kemarin, membuka sosialisasi Pemetaan Hak Wilayah Masyarakat Adat Empat Sub Suku yang diadakan di Wisma Prajab Ullong – Anggi. Empat Suku tersebut adalah Suku Hatam, Sougb, Meyah dan Moilei yang mendiami Kabupaten Pegunungan Arfak.

Dalam sambutannya, Bupati Mandacan, mengatakan sangat mendukung pelaksanaan kegiatan pemetaan hak wilayah yang diprakarsai Bagian Tata Pemerintahan Kampung Kabupaten Pegaf. Menurutnya, masalah hak wilayah sangat urgen atau penting diatur oleh pemerintah daerah.

“Empat suku ini adalah tuan rumah di Kabupaten Pegaf, sehingga dukungan mereka untuk pembangunan di Pegaf tentu sangat menentukan. Tanpa dukungan masyarakat empat suku ini, maka sulit melakukan percepatan pembangunan di Pegaf, sehingga kegiatan sosialisasi ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya  untuk melakukan kordinasi pemetaan,” kata mantan bupati Manokwari itu.

Sementara itu Kabag Tapem Pegaf, Malianus Dowansiba, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk memberi sosialisasi kepada empat suku tentang hal pemetaan wilayah. Waktu tiga hari pelaksanaan sosialisasi ini diharapkan tepat guna untuk mencapai suatu kesepatakan dan pemahaman bersama dalam hal pemetaan hak wilayah masyarakat adat.

“Kita berharap setelah sosialisasi masyarakat empat suku  dapat memahami dengan baik tentang pemetaan hak wilayah dalam rangka mendukung pembangunan di kabupaten Pegaf,” ucapnya.(SUARDI SUKMA/HUMAS PEGAF)

Tinggalkan Balasan