Ilustrasi. Foto : Kaskus

Fasharkan Manokwari Harap Bantuan Alutsista dari Jokowi

MANOKWARI,CAHAYAPAPUA.com–Kafasharkan Manokwari Letnan Kolonel Alosius Sunaryo mendukung rencana Presiden Joko Widodo yang akan menambah anggaran untuk modernisasi alutsista TNI. Ia berharap Fasharkan Manokwari (TNI AL) mendapat bagian, sebab peralatan yang dimiliki Fasharkan selama ini adalah peralatan jaman Belanda.

“Fasharkan Manokwari merupakan pangkalan dengan fungsi pendukung terutama untuk perbaikan kapal. Peralatan mekanik kita ini adalah alat tua dijaman Belanda buatan tahun 50-an,” katanya.

Untuk di wilayah lain seperti di daerah jawa peralatan, menurut dia, peralatan alutsista sudah mulai diremajakan. Namun untuk Fasharkan Manokwari hingga kini masih bertahan dengan peralatan-peralatan tua itu.

Ia menambahkan alutsista untuk wilayah Papua seperti kapal-kapal operasi masih sangat minim baik dari sisi kualitas maupun kuantitas. Disisi lain, wilayah perairan di Indonesia Timur sangat luas. “Kapal-kapal operasi kita buatan tahun 6o-an,” imbuhnya.

Khusus untuk pengamanan perairan di wilayah Papua, Sunaryo berpandangan bahwa angkatan laut membutuhkan ardama yang memadai, sebab laut di Papua merupakan laut lepas yang berada di ujung timur Indonesia.

Disinggung soal pengamanan, Fasharkan Manokwari kata Sunaryo tidak terlibat langsung dalam pengamanan perairan di wilayah Papua, sebab untuk pengaman perairan di wilayah timur menjadi tugas gugus keamanan laut yang bermarkas di Surabaya dan gugus timur laut yang bermarkas di Biak, Papua.

“Fasharkan hanya membantu. Kita bertugas sebagai mata dan telinga, jika ada ancaman keamanan di wilayah perairan yang kita ketahui atau ada laporan dari masyarakat akan kita sampaikan ke gugus keamanan laut dan gugus timur laut,” katanya.

Meski demikian, Fasharkan tetap mendapat tugas untuk terus melakukan patroli. Namun hanya berupa patroli terbatas dengan melibatkan stakeholders lain di daerah ini. |TOYIBAN

Tinggalkan Balasan