Mahdi Haris saat memberikan arahan kepada pemain-pemain Pra PON Papua Barat. Kontraknya sebagai pelatih segera diperjelas oleh KONI Papua Barat. Foto: CAHAYAPAPUA.com|Adtih Setyawan

Fasilitas Olahraga Minim, Prestasi Papua Barat Jeblok di PON Remaja

MANOKWARI,CAHAYAPAPUA.comPemerintah Provinsi Papua Barat meminta pemerintah kabupaten/kota dapat membangun sarana pra sarana dan menyiapkan fasilitas dalam pembinaan atlit usia dini di daerahnya masing-masing, sebelum direkrut oleh Provinsi Papua Barat.

Pasalnya, berkaca dari hasil yang diraih Papua Barat pada Pekan Olahraga Nasional Remaja di Jawa Timur hasilnya cukup buruk, karena Papua Barat harus bertengger diposisi ke-21 dari 34 provinsi.

“Kedepan semua pemerintah kabupaten/kota dapat membangun sarana dan fasilitas yang memadai untuk menciptakan atlit usia dini yang mempunyai prestasi,” kata Ketua Kontingen PON Remaja I Papua Barat, Musa Kamudi yang juga menjabat Asisten I Papua Barat kepada Cahaya Papua, baru-baru ini.

Musa menambahkan, pembangunan saran pra sarana serta fasilitas olahraga bukan saja untuk para atlit melainkan untuk masyarakat dalam menjaga kebugaraannya.

Menurut Musa, dengan dilengkapi dengan saran pra sarana dan fasilitas yang berada di kabupaten/kota, maka para atlit Papua Barat diyakini mampu bersaing dengan provinsi lainnya dalam perburuan medali dan peringkat dikancah Nasional.

Hampir semua kegagalan yang dialami oleh cabang olahraga Papua Barat yang berlaga di PON Remaja lalu adalah faktor minimnya sarana pra saran serta fasilitas yang ada di pemusatan latihan daerah yang berada di beberapa daerah di Papua Barat. |ADITH SETYAWAN