Anggota DPRPD Kabupaten Manokwari, Yubelina Kumendong.

Fraksi Golkar Dukung Pembentukan SKDP Baru

MANOKWARI, Cahayapapua.com—- Fraksi Golkar DPRD Manokwari merespon

positif rencana pembentukan Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) baru. Bahkan, rencana penambahan perangkat kerja ini mendapat dukungan penuh. Sekretaris Fraksi Golkar, Yubelina Kumendong, Kamis (11/8/2016) mengatakan, pembentukan SKPD di lingkungan pemerintahan Kabupaten Manokwari selaras dengan ketentuan aturan yang berlaku. Sehingga dari sisi normatif tidak ada masalah. “Sepanjang data-data yang diberikan oleh dinas terkait skors mereka mencukupi dari tata letak dan skop mereka mencukupi untuk adanya pembagian. Kami tetap mendukung,” katanya. Adapun tiga SKPD baru yang akan dibentuk di lingkup pemda Manokwari adalah, Dinas Kebersihan dan Pertanaman, Dinas Pendapatan Daerah, dan Badan Perijinan Terpadu Satu Pintu. Saat ini, DPRD tengah menyiapkan rancangan peraturan daerah (raperda) pembentukan sejumlah SKDP tersebut. Dijadwalkan pembahasan usulan raperda ini akan dilaksanakan pada 22 Agustus mendatang. “Tanggal 22 Agustus, ada agenda penting terkait pembahasan raperdas non APBD. Kami jadwalkan untuk raperdanya dibahas bersama antara DPRD dan pemerintah daerah,” ujar Yubelina. Dia mengatakan,  pembentukan satuan kerja baru ini merupakan tutuntan aturan. Jika tidak dilaksanakan justru memberikan sanski bagi pemerintah daerah. Pembentukan dua dinas dan satu bandan ini ditargetkan dapat direalisasi pada tahun 2016. Disisi lain, aku Yubelina pembentukan sejumlah satuan kerja tersebut menjadi kebutuhan daerah. “Dari sisi angggaran sudah dikoordinasikan dengan pemerintah daerah. Pemerintah menyanggupinya termasuk kesiapan SDM,” tandasnya. Yubelina menambahkan, terkait pembentukan sejumlah satuan kerja tersebut. Pemerintah daerah bersama DPRD telah melakukan studi banding ke Jayapura, Papua, beberapa waktu lalu. “Kita sudah tandatangani nota kesepahaman dengan pemerintah Kota Jayapura. Mereka ikut membantu rencana pembentukan satuan kerja ini. Kita tinggal menunggu Balegda siapkan jadwal  pembahasan dan penetapan raperdanya saja,”imbuhnya. (ALF)

Tinggalkan Balasan