Pilkada

Gara-gara Anggaran Pilkada, DPA Manokwari Batal Diserahkan

MANOKWARI,CAHAYAPAPUA.com —– Pemda Manokwari terpaksa membatalkan pembagian Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA). Padahal, DPA tersebut sudah direncanakan untuk dibagikan pekan ini kepada Satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Manokwari Fery Lukas dalam hearing dengan DPRD mengemukakan, pembagian DPA terpaksa dibatalkan, mengingat pengajuan anggaran oleh KPU, Polres dan Panwas yang melebihi angka didalam APBD 2015.

“Rencananya hari ini kita bagi DPA, tapi masih ada masalah terkait anggaran Pilkada makanya terpaksa kita batalkan dulu,” tuturnya.

Dikatakan, pembatalan pembagian DPA itu setelah TAPD berkoordinasi dengan Bupati. Manokwari. “DPA sendiri sudah dikembalikan oleh provinsi pada tanggal 22 dan rencananya hari ini di bagikan ke setiap SKPD. Saya meminta izin kepada bupati untuk DPA jangan dibagikan, karena kita masih mencari celah apakah DPA masih bisa dirubah” jelas
Ferry.

Dirinya khawatir kalau dana Pilkada Manokwari disiapkan pada Perubahan
APBD. Sebab, jangan sampai tidak ada dana lagi yang masuk di APBD Perubahan. Disisi lain,  kata Fery pada saat penyusunan APBD tidak lagi menyisakan 20 persen untuk perubahan. Namun pihaknya langsung menganggarkan secara keseluruhan. Alasannya,  pengesahan APBD
Manokwari sudah terlambat.

Ditambahkan, celah yang dimiliki pemda kabupaten Manokwari untuk memenuhi kebutuhan anggaran Pilkada adalah merubah program-program yang ada di SKPD. Tentunya hal tersebut harus menjadi komitmen bersama. “Komitmen bersama dibutuhkan untuk merubah program-program yanga ada di SKPD, dan mengurangi program-program yang belum dimulai untuk dianggarkan di tahun depan” tambahnya. |TOYIBAN