Ilustrasi

Gempa 6,8 SR Guncang Kota Sorong, Tidak Berpotensi Tsunami

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com—- Ribuan warga Kota Sorong, Papua Barat, sekitar 1 jam lalu, Kamis, (25/9/2015), berhamburan keluar rumah mencari tempat aman menyusul gempa berkekuatan 6,8 skala richter yang menguncang daerah tersebut.

Warga Kota Sorong, Jabal Nur yang dihubungi mengatakan, hingga kini gempa susulan dengan kekuatan lebih kecil masih menguncang daerah yang terletak di kepala burung Papua tersebut sehingga warga masih memilih bertahan di luar rumah. “Kami berlarian ke luar rumah. Sampai sekarang orang-orang masih bertahan di luar rumah. Gempa susulan masih terjadi,” kata Jabal.

Beberapa saat setelah gempa, Jabal mengatakan, PLN langsung mematikan lampu. Tempat tinggal dia yang tak jauh dari masjid raya Kota Sorong di sekitar HBM masih mati lampu.

Badan meterologi dan Geofisika langsung mengeluarkan pernyataan bahwa gempa tersebut tak berpotensi tsunami. BMKG menyatakan gempa berkekuatan 6.8 SR berada 31 km di sebelah Timur Laut Kota Sorong. Gempa terjadi pada Rabu (24/9) sekitar pukul 22:53:28 WIB. |**/Cahayapapua.com

Tinggalkan Balasan