Korban gempa bumi Kota Sorong dirawat di halaman rumah sakit Kota Sorong Sele be Solu, Jumat (25/9). Gempa berkekuatan 6,8 SR menguncang daerah tersebut dinihari kemarin.

Gempa Guncang Sorong, BMKG Minta Warga Tetap Waspada

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com — Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Rendani, Deny Putiray, minta masyarakat waspada serta tidak panik terhadap gempa bumi yang terjadi di Kota Sorong Jumat (25/9/2015).

“Masyarakat di daerah ini harus tetap waspada, jangan panik serta mencari informasi yang jelas tentang gempa bumi. Kami, BMKG siap memberikan informasi sedetail mungkin,” katanya.

Deni mengemukakan, wilayah Papua Barat merupakan pertemuan antara tiga lempeng dunia yakni lempeng Indo australia, Eurasia, dan Pasifik. Sepanjang Januari – September 2015, di Pulau Papua tercatat, 49 kali terjadi gempa, Papua Barat 14 kali.

“Yang paling kuat gempa bumi di Sorong 6,8 skala rightcer. Gempa bumi lainnya mencapai 5 skala rightcer. Rata-rata dalam setahun bisa terjadi gempa bumi hingga 50 kali,” tuturnya.

Kata Deny, Gempa yang mengguncang Sorong, Raja Ampat dan sekitarnya itu berpusat di 31 kilo meter timur laut Kota Sorong, dengan kedalaman 10 kilo meter. Prediksi BMKG, gempa ini tidak berpotensi menimbulaj tsunami.

Gempa susulan terjadi pada pukul 01 : 43 WIT dengan kekuatan 4,3 skala rightcer, pusat gempa berada pada 26 kilo meter Timur Laut Kota Sorong dengan kedalaman 7 kilo meter.

Gempa susulan berikutnya, berkekuatan 4,1 skala rightcer terjadi pukul 02:34:48 Wit, pusat gema berada pada 37 kilo meter Timur Laut Kota Sorong dengan kedalaman 10 kilo meter.

Gempa susulan ketiga terjadi pada pukul 09:41;08 WIT dengan kekuatan 4,9 skala rightcer, pusat gempa berada pada 35 kilo meter Timur Laut Kota Sorong dengan kedalaman 10 kilo meter.

Gempa susulan berikutnya terjadi lebih rendah yakni, 3,3 skala rightcer pada pukul 13:11:44 WIT, pusat gempa berada pada 14 kilo meter Timur Laut Kota Sorong dengan kedalaman 14 kilo meter.

Gempa bumi ini dikategorikan sebagai gempa kuat bagi kota Sorong dan Sekitarnya di sepanjang tahun 2015. Selain kota Sorong, Raja Ampat, dan kabupaten Sorong, malam itu guncangan pun terasa di Kabupaten Maybrat dan Manokwari.|RASYID FATAHUDDIN | EDITOR : TOYIBAN