Operator Telkomsel Ransiki, Gunawan (kiri).

RANSIKI, Cahayapapua.com— Jaringan telekomunikasi di wilayah Ransiki terpaksa harus menyesuaikan dengan layanan listrik yang ada di wilayah itu, lantaran cadangan pembangkit yang mereka miliki semuanya rusak. Dikabarkan jebol akibat kurang stabilnya tegangan PLN saat peralihan ke layanan PLN Maruni.

“Sebenarnya kita ada baterai cadangan, tapi itupun jebol saat kemarin tegangan dari PLN tidak normal sesudah peralihan jaringan dari mesin Ransiki ke PLN Maruni,” terang Gunawan, penjaga tower Ransiki saat dikonfirmasi media ini, kemarin.

Ini yang menyebabkan layanan telkomsel yang ada di wilayah Ransiki sangat tergantung pada layanan PLN. “Jadi ya, kalau PLN mati kita juga ikut, masalahnya generator yang kita punya memang sudah rusak,” tambahnya.

Sesuai informasi yang diterima media, layanan PLN pasca peralihan jaringan sedikit mengalami gangguan, bukan hanya pihak telkomsel yang terkena dampak dari kurang stabilnya tegangan belakangan ini, salah satu wartawan yang bertugas di daerah Manokwari Selatan juga terkena dampak, akibat dari tidak stabilnya tegangan membuat labtop milik wartawan Tabura Pos rusak.

“Iya, kemarin-kemarin memang tegangan agak kacau, lebtop saya juga rusak gara-gara cas pada saat tegangan naik turun,” ungkap Kema saat bersiskusi dengan rekan-rekan jurnalis di pendopo kantor bupati.

Pihak PLN yang bertugas di PLN Ransiki beberapa waktu lalu sempat dipanggil oleh Bupati Manokwari Selatan, Markus Waran. Pemanggilan tersebut ddiharapkan bisa mendorong pihak PLN untuk memaksimalkan layanan mereka.

Pasalnya mesin pembangkit yang ada di Ransiki sampai saat ini belum bisa disinkronkan dengan jaringan yang sementara digunakan dari Maruni, sehingga mesin tersebut belum bisa dijadikan cadangan apabila layanan dari Maruni terganggu.

“Kalau bisa, jaringannya segera disesuaikan supaya mesin yang ada tidak mubasir, kalau dari Maruni gangguan kan kita bisa pakai yang disini (Ransiki, red),” ujar Hendrik Saiba, salah satu warga Ransiki.

Hendrik juga berharap agar pihak telkomsel bisa segera memperbaiki alat mereka, agar tidak tergantung sama PLN.

Menurutnya sebagai perusahaan yang cukup besar, pihak telkomsel akan mudah untuk berdiri sendiri.

Seperti diketahui, dua hari lalu, layanan PLN dari Maruni untuk wilayah Mansel mengalami gangguan, kurang lebih satu hari satu malam, layanan tersebut putus akibat jaringan di sekitar Kampung Masabui tertimpa pohon yang tumbang, bersamaan dengan insiden ini, layanan telkomsel khusus untuk wilayah Ransiki juga ikut hilang. (acm)

Leave a Reply