Rudi Timisela

Golkar bidik politisi muda, perhitungkan partai baru

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Dewan Pimpinan Wilayah Partai Golongan Karya (Golkar) Provinsi Papua Barat membidik para politisi mudah untuk meraup kursi pada pemilihan umum (Pemilu) tahun 2019.

Ketua DPW Partai Golkar Rudy Timisela di Manokwari, Senin, mengatakan, potensi pemilih pemula di daerah tersebut cukup besar. Meskipun demikian, 70 persen dari mereka tidak datang ke bilik suara saat pencoblosan berlangsung.

“Perekrutan politisi muda diharapkan mampu meningkatkan partisipasi pemilih pemula,” kata Rudi.

Sejumlah partai baru bermunculan menjelang Pemilu tahun 2017. Rudi mengakui hal itu menjadi ancaman baik bagi Golkar maupun partai lain.

Meskipun demikian, pihaknya telah menyiapkan strategi sebagai penangkal agar partai ini tetap eksis dihati rakyat. Ia mengklaim Golkar sudah punya cukup pengalaman dalam menghadapi kontestasi politik.

“Golkar pernah diminta bubar oleh bangsa ini. Buktinya kita masih eksis hingga sekarang,” ujarnya lagi.

Pada Pemilu tahun tahun 2014 Golkar Papua Barat memperoleh sembilan kuralsi di DPR Papua Barat. Pada Pemilu 2019, pihak menarget 10 kursi.

“Bisa saja kader kita berpindah ke partai baru yang merekrut pemuda. Golkar pun bisa merekrut pemuda, semua partai politik ayo kita bersaing secara sehat membangun agar demokrasi di daerah ini semakin maju,” sebutnya lagi.

Dia menambahkan, perekrutan calon legislatif yang akan bertarung pada kontestasi politik 2019 Golkar tetap mempertimbangkan aspek perimbangan. Pihaknya pun konsisten untuk memberikan 30 persen kuota untuk politisi dari kalangan perempuan.

Dalam waktu dekat, lanjutnya, proses perekrutan akan dimulai dari kalangan internal atau kader partai tersebut. “Tentunya kami sangat siap bertarung pada pemilu tahun 2019,” pungkasnya. (ibn)

Leave a Reply

%d bloggers like this: