Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan.

Gubernur bentuk tim kaji perkebunan sawit Yongjing Investindo

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan akan membentuk tim untuk tindaklanjut pengelolaan perkebunan kepala sawit yang dikelola PT Yongjing Investindo.

Gubernur mengatakan, pemegang saham pada perusahaan tersebut pernah mengutarakan ketidakmampuan mereka untuk melanjutkan pengelolaan perkebunan tersebut. Pernyataan itu disampaikan secara lisan kepada gubernur.

“Pengalihan pengelolaan sawit dari PT Perkebunan Nusantara dilakukan melalui mekanisme. Kita berharap jika Yongjing mau melepasnya juga harus melalui mekanisme,” kata gubernur.

Dominggus menyebutkan, pemerintah Papua Barat sudah melayangkan surat kepada management PT Yongjing. Hingga saat ini perusahaan asal Tiongkok tersebut belum membalas surat gubernur.

Gubernur akan melayangkan surat kedua untuk meminta pernyataan tertulis perusahaan atas rencana mereka mengembalikan pengelolaan perkebunan tersebut kepada pemerintah Papua Barat.

“Kalau mau mundur mekanismenya sama, sampaikan secara tertulis sehingga bisa menjadi dasar bagi kita melanjutkan pengelolaan perkebunan ini,” ujarnya lagi.

Ia mengutarakan, jika Yongjing benar-benar ingin melepas perkebunan tersebut pemerintah daerah akan mencari investor lain. Pernyataan tertulis diperlukan sebagai dasar pemerintah untuk menentukan langkah.

Mandacan tak ingin, langkah yang ditempuh pemerintah melanggar aturan. Kehadiran tim diperlukan untuk mengkaji baik dari sisi hukum maupun terkait kondisi dan tindaklanjut pengelolaan kebun tersebut.

Selain Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, gubernur akan merangkul akademisi dan beberapa elemen lainya. Gubernur tak ingin, perkebunan seluas 3.300 hektare yang tersebar di wilayah Distrik Warmare, Prafi dan Masni tersebut terbengkalai. (ibn)

Tinggalkan Balasan