Slogan Gerakan Ayo Kerja Masyarakat Papua Barat dicanangkan kemarin.

Gubernur Canangkan Gerakan Ayo Kerja Masyarakat Papua Barat

MANOKWARI, cahayapapua.com–Gubernur Papua Barat Abraham O. Atururi meresmikan pencanangan gerakan nasional ayo kerja masyarakat Papua Barat yang ditandai dengan membunyikan sirene di halaman kantor gubernur Papua Barat, Selasa (11/8/2015).
Kegiatan yang diawali dengan jalan santai dari lapangan Golkar di Jalan Percetakan, Sanggeng dan finish di kantor gubernur, dilepas oleh Sekda Papua Barat Nataniel D. Mandacan. Serta diikuti perwakilan DPR Papua Barat, Kodim 1703 Manokwari, Polda Papua Barat, Fasharkan TNI AL Manokwari, perwakilan MRP, pejabat muspida Papua Barat dan Kabupaten Manokwari, serta tamu undangan dan peserta dari perwakilan sekolah-sekolah di Kota Manokwari.
Dalam sambutannya, Abraham O. Atururi, mengatakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke- 70, perlu melihat bahwa indonesia bukanlah masa lalu, melainkan masa kini dan masa yang akan datang. Indonneia adalah tempat berlindung di hari tua, tempat akhir menutup mata, tempat menaruh cita-cita, dan sekaligus tempat mewujudkannya.
Oleh karena itu, menurut gubernur, kemerdekaan adalah anugrah terindah dari Tuhan YME, kebebasan yang seluas-luasnya, membuat semua harapan menjdai kenyataan. Dan harapan itu semua bisa dicapai dengan bekerja. Hanya melalui kerjalah semua bangsa akan meraih kemakmuran dan kejayaan.
“Dengan hanya melalu kerja, bangsa indonesia akan bisa membangun jiwa dan raganya untuk kejayaan Indonesia. Hanya melalui Negara Indonesia akan mampu berdiri kokoh dan mewujudkan cita-cita mulia yang termaktub dalam pembukaan UU 1945,” kata Gubernur di depan ribuan peserta jalan santai.
Menurut gubernur, kerja yang dimakasud adalah kerja yang dilakukan dengan keinsafan akan kekuatan dari persatuan Indonesia. Kerja yang dilakukan dengan gotong royong dari seluruh anak bangsa, bukan hanya urusan rakyak, melainkan para pemimpin yang bisa memberikan contoh dan teladan kepada rakyatnya.
Gerakan nasional 70 tahun Indonesia kemerdekaan telah dicanangkan Presiden Ri di Sabang, Provinsi Aceh pada 10 Maret 2015. Sehingga gubernur melanjutkan mencanakannya untuk Pemprov Papua Barat.
“Ayo kerja Indonesia, ayo kerja Masyarkat Papua Barat bukan slogan semata, melainkan sebuah pergerakan. Seperti yang pernah dilakukan oleh Bung Karno Bapak bangsa dan Proklamator kemerdekaan,” pungkasnya.
Gubernur mengungkapakan bahwa dirinya mempunyai keyakinan yang sama dengan Bung Karno mengenai pergerakan yang ingin di bangun yakni pergerakan menjebol mentalitas bangsa yang masih dalam ketidak adilan, ketidak merdekaan, ketertindasan serta membanguan sebuah mentalitas baru sebagai bangsa yang merdeka 100 persen.
Gbernur juga mengajak semua elemen dari mulai rakyat sampai kepada pemimpin-pemimpin penyelenggara negara dalam hal ini pimpinan SKPD provinsi, dan kabupaten yang ada di Papua Barat, untuk melakukan sebuah revolusi mental, pola pikir, karakter, dan berpikir.
Kegiatan tersebut,dimeriahkan dengan senam bersama, dan ditutup dengan penarikan undian berhadiah yang disiapkan panitia.
|DINA RIANTI|EDITOR : BUSTAM