Gubernur dan Pangdam Kasuari bersama Bupati Manokwari serta sejumlah pejabat saat melalukan tanam padi di lokasi cetak sawah Kampung Sumber Boga, Distrik Masni - Kabupaten Manokwari.

Gubernur dan Pangdam tanam perdana cetah sawah Papua Barat

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan dan Pangdam XVIII/Kasuari melaksanakan penanaman perdana pada program Cetak Sawah Papua Barat tahun 2017, Rabu (11/10/2017).

Kegiatan yang dilaksanakan di Kampung Sumber Boga Distrik Masni Manokwari tersebut, Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Joppye Onesimus Wayangkau mengajak pemerintah daerah mewujudkan swasembada pangan di daerah ini. “Secara nasional swasembada pangan sudah terwujud. Untuk Papua Barat kami belum tahu sudah terwujud atau belum, instansi terkait barang kali lebih tahu,” kata Pangdam.

Dia mengajak seluruh pihak termasuk TNI-AD duduk bersama membahas gerakan bersama mewujudkan swasembada pangan Papua Barat. Menurutnya, swasembada pangan memerlukan kerja keras serta sinergitas semua pihak, mengingat selain biaya upaya tersebut membutuhkan tenaga dan perencanaan yang matang.

Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan pada kesempatan itu mengatakan, Papua Barat masih memiliki lahan cukup luas. Program pengembangan pangan sangat bisa dilaksanakan di daerah tersebut. “Kita masih punya lahan tidur cukup banyak. Harus dibangunkan agar bermanfaat untuk mensejahterakan rakyat,” kata gubernur.

Ia menginginkan, program pengembangan pangan menyentuh setiap wilayah sesuai potensi masing-masing. Disisi lain, koordinasi harus dilaksanakan secara baik antara pusat dengan provinsi dan kabupaten.

Gubernur tak ingin, ada tumpang tindih program pada satu wilayah. Ia bersyukur, melalui program cetak sawah ada penambahan sawah yang luasnya mencapai ribuan hektare.

Ia mengharap, TNI terus mengawal program pertanian di daerah tersebut. Kehadiran TNI sangat membantu pemerintah dalam peningkatan produksi padi.

Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Papua Barat Yacob Fonataba mengatakan, tahun Papua Barat mendapat jatah 1.999 hektare pembukaan sawah baru. Sejuah ini cetak sawah tahun 2017 sudah mencapai 60 persen.

“Program ini tersebar di delapan daerah. Di Manokwari 415 hektare, Manokwari Selatan 520 hektare, Teluk Wondama 40 hektare, Teluk Bintuni 322, Sorong 292, Tambrauw 50, Raja Ampat 150 dan Fakfak 210 hektare,” katanya lagi. (IBN)

Tinggalkan Balasan