Gubernur di Lantai Tertinggi, Sekda dan Wagub Berbagi Ruangan

Hasrat Gubernur Papua Barat, Abraham Oktavianus Atururi, untuk menggunakan kantor baru di Manokwari, bulan depan, direspon para pekerja dengan mengebut pembangunan gedung megah itu.

Gedung yang terletak di kawasan puncak Arfai II ini secara fisik ditarget rampung pembangunannya pada Februari. Sementara sejumlah elemen semisal taman, jalan lingkungan dan pagar baru yang juga belum kelar rupanya akan dianggarkan kembali tahun ini.

Berdasar pantauan Cahaya Papua, Jumat (16/1) siang, sejumlah pekerjaan yang belum rampung di antaranya finishing dinding kaca.

Sekretaris Daerah Provinsi Papua Barat, Nataniel Mandacan menyebut rencana pindah kantor dari kantor lama di Jalan Siliwangi ke Arfai pada dasarnya belum bisa dipastikan. Pasalnya, lantai dua dan tiga baru belum selesai dikerjakan. Meski demikian, Pemprov bersedia menunggu hingga proyek tersebut rampung.

Kepala Bidang Ciptakarya Dinas Pekerjaan Umum Papua Barat, Markus Waran tetap optimis gedung selesai pada Febuari sesuai harapan gubernur. “Pasti selesai, kita tinggal ratakan landscap saja, nanti ditutup dengan karang,” katanya.

Gedung ini dibangun di atas areal seluas 3 hektar sejak tahun 2008. Sejauh ini total anggaran yang telah terserap pada proyek tersebut sebesar 400 milyar rupiah lebih.

Bangunan terdiri dari 6 lantai. Sejumlah biro akan menempati lantai 1 sampai 3, sedangkan lantai enam akan digunakan oleh gubernur. Lantai 5 akan menjadi tempat kerja Sekda dan wakil gubernur sementara di lantai 4 akan digunakan oleh staf ahli dan para asisten.

Gedung dilengkapi lift dan tangga darurat. Nantinya, pegawai akan menggunakan id card untuk masuk demi menjaga ketertiban dan keamanan.

Pada bagian lain terdapat ruang pertemuan, auditorium, ruang ibadah, ruang rapat tiap biro dan ruangan IT serta ruang khusus untuk media.|DINARIANTI